Berita

Ikustrasi PT Jiwasraya/Net

Politik

Lewat BPUI, Sri Mulyani Gelontorkan Dana Penyelamatan Jiwasraya Sebesar Rp 20 Triliun

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 02:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Perusahaan asuransi pelat merah PT Jiwasraya kembali menghebohkan publik.

Terbaru di hadapan anggota Komisi XI DPR RI, Menteri keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pihaknya akan menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Bahan Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) (BPUI) pada tahun 2021 mendatang.

Jumah dananya tak tanggung-tanggung yakni senilai Rp 20 Triliun, naik 219,48 persen dibandingkan PMN pada tahun 2020.


"BPUI ada hubungannya tentu dengan penanganan masalah Jiwasraya, demikian kata Sri Mulyani saat menghadiri rapat bersama anggota Komisi XI DPR, Selasa (15/9).

BPUI sendiri telah ditunjuk oleh Kementerian BUMN untuk mengambil alih portofolio PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Salah satu taget yang menjadi tujuan penunjukan itu adalah untuk memenuhi kewajiban kepada 4 juta pemegang saham polisi yang terseret masalah gagal bayar.

Sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Dirut BPUI Robertus Bilitea menyatakan bahwa dana PMN sebesar Rp 20 Triliun akan dimanfaatkan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi jiwa. Robertus menyebutkan bidang usaha itu Indonesia Finansial Group Lige (IGL).

Terkait denga upaya penyelamatan PT Jiwasraya, Robertus mengaku, saat dihitung kebutuhan dana penyelamatan Jiwasraya sebesar Rp 24,7 triliun. Arinya BPUI membutuhkan dana sebesar Rp 4,7 triliun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya