Berita

Presiden Jokowi dan delegasi Lemhannas RI/Ist

Politik

Jokowi Apresiasi Usulan Lemhanas Terkait Budaya Pertanian Berbasis Mekanisasi Modern

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 23:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo menyambut baik usulan Gubernur Lemhana RI Letjen TNI (pur) Agus Widjojo mengubah budaya pertanian kita menuju mekanisasi yang modern.

Tujuannya agar dapat berkompetisi secara global dengan membuka lumbung pangan atau food estate dengan didukung sumber daya yang kompetitif termasuk generasi Milenial.

Usulan itu disampaikan oleh Gubernur Lemhanas saat bertemu langsung Presiden Jokowi di Istana Bogor, Selasa (15/9).


"Usulan tersebut merupakan hasil kajian ketahanan pangan Lemhannas RI dan para pakar di bidangnya sesuai dengan kaidah pengkajian Lemhannas yang diselenggarakan pada dua bulan terakhir," demikian kata Agus, Selasa (15/9).

Agus menjelaskan bahwa food estate dapat mendorong terciptanya rantai ekonomi yang menghasilkan nilai tambah dan menyerap tenaga kerja.

Dengan demikian, food estate perlu didukung pembiayaan pertanian yang feasible dan digitalisasi pasar. Selain itu diperlukan big data untuk peta pangan nasional yang terintegrasi dari hulu seperti benih, pupuk, obat-obatan, sumber daya manusia, ketersediaan lahan yang sesuai, pengairan, alat dan mesin pertanian sampai hilir seperti peta kuliner nasional dan global.

"Mengkolaborasikan Peta pangan nasional tersebut harus berbasis pada keunggulaan kompetitif bagi komoditas unggulan lokal yang berorientasi pasar baik dalam negeri maupun ekspor sehingga menciptakan proses bisnis yang berkelanjutan bagi setiap stakeholders," demikian uraian Agus.

Hadir dalam Tim Kajian adalah Prof. DR. Ir. Dadan Umar Daihani DEA selaku Tenaga Profesional Bidang SKA dan Tannas Lemahannas RI dan Ketua  IKAL PPSA XXI Komjen (Pur) Arif Wachjunadi.

Turut hadir pula Ketua KPK Komjen Firli Bahuri, Wagub Lemhanas RI, Marsdya TNI Wieko Syofyan, Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono dan Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan. Dalam pertemuan itu juga hadir Deputi Pengkajian Lemhannas RI, Prof DR Ir Reni Maryerni MP dan Tenaga Profesional Bidang  SKA Lemhannas, Edi Permadi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya