Berita

Anggota Komisi III DPR, M. Nasir Djamil/RMOL

Politik

Anggota DPR: Ucapan Menkes Sangat Buruk, Dia Gagal Benahi Krisis Kesehatan

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto yang menyebut masih banyak tenaga kesehatan cadangan sekitar 3.500 dokter hingga perawat untuk menangani pandemi Covid-19 di tanah air terus menuai kontroversi.

Anggota Komisi III DPR, M. Nasir Djamil menilai ucapan seorang menteri kabinet Presiden Joko Widodo seperti itu tidak etis. Pasalnya, ucapan tersebut seolah tidak menunjukkan empati kepada para tenaga medis yang telah gugur. 

"Ucapan Terawan bukanlah cara yang tepat dan cerdas. Pernyataan itu bisa diinterpretasi seolah-olah dokter itu barang yang ada di gudang," ujar Nasir Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/9).


Menurut politisi PKS ini, komunikasi publik dari pembantu Presiden Jokowi itu sangat buruk terhadap para korban keganasan Covid-19 terutama para tenaga medis.

"Komunikasi publik sejumlah menteri di kabinet Jokowi sangat buruk dan kurang berempati dengan korban terutama para dokter," sesal Nasir Djamil.

Terawan, kata Nasir Djamil, telah gagal melakukan manejemen krisis kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

Alih-alih berupaya serius, mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu justru membuat pernyataan yang terkesan menyepelekan matinya seorang dokter yang menjadi garda terdepan menangani Covid-19.

"Dia gagal membenahi manajemen krisis dan mengatasi persoalan. Akibatnya masalah pandemi menempatkan tenaga kesehatan dalam bahaya dan keselamatan masyarakat pun makin terancam," tutup Nasir Djamil.

Menkes Terawan sebelumnya menyebutkan jumlah tenaga medis telah disiapkan untuk cadangan. Setidaknya sebanyak 3.500 dokter hingga 685 relawan dan 800 tenaga Nusantara Sehat siap dipanggil jika suatu saat benar-benar dibutuhkan menangani pandemi Covid-19.

"Yang sudah ditempatkan ada sebanyak 16.286 orang tersebar di rumah sakit Covid-19 dan laboratorium sarana kesehatan untuk melayani terkait Covid-19," kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (14/9).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya