Berita

Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy/Net

Politik

Syekh Ali Jaber Ditikam, Aboebakar Alhabsy: Aparat Jangan Anggap Enteng Masalah Dengan Sebut Pelaku Orang Gila

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 01:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi biadab penyerangan terhadap ulama dan pendakwah kondang, Syekh Ali Jaber dikutuk keras oleh Politikus PKS Aboe Bakar Alhabsy.

Dia meminta aparat penegak hukum harus mengusut tuntas persoalan ini, jangan sampai perkara tersebut disederhanakan dengan mengatakan bahwa pelaku adalah orang gila.

"Saya mengutuk keras penyerangan terhadap Syaikh Ali Jaber. Ini adalah upaya pembunuhan terhadap seorang ulama, tentunya tidak bisa dianggap hal enteng atau biasa," tegas anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Aboe Bakar Alhabsyi, Senin (14/9).


Habib Aboebakar sapaan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini menilai, jika dilihat dari video yang beredar, pelaku yang kemudian diketahui bernama Alpin Andrian Bin M. Rudi berusia 24 tahun itu, memang fokus mentarget  Syaikh Ali Jaber, bahkan terlihat terampil menggunakan pisau untuk menyerang.

"Keberanian pelaku menjalankan aksinya di depan umum pasti juga sudah dipersiapkan dengan matang. Tidak mungkin hal ini dilakukan dengan spontan, bisa jadi tindakan itu sudah direncanakan sebelumnya," ujar Aboe Bakar Alhabsy.

Atas dasar itu, menurut Habib Aboebakar, disinilah perlunya pendalaman oleh aparat, apalagi beredar info adanya pengakuan bahwa pelaku disuruh untuk menyerang Syaikh Ali Jaber.

Kata Ajbob Aboebakar, hal itu harus ditelusuri dengan baik, jika tidak hal ini akan dapat meresahkan masyarakat.

"Jangan seolah-olah para pelaku penyerangan kepada para ulama selalu orang gila. Jangan sampai ada yang menganggap ini sebagai modus untuk menutup perkara penyerangan terhadap para ulama," tandasnya.

Syekh Ali Jaber ditikam orang tak dikenal yang belakangan diketahui bernama Alpin Andrian dengan sebilah pisau secara tiba-tiba di saat sedang memberi ceramah dalam acara Wisuda Tahfid di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang, Bandar Lampung Minggu (13/9) kemarin.

Kejadian begitu cepat, kalau saja Syekh Ali Jaber tidak menghindar dan menangkis dengan tangan, bisa-bisa pisau sudah menancap di bagian leher atau dada.

Pengakuan Syekh Ali Jaber, tikaman pisau begitu keras dan menancap kuat, ketika pelaku mencoba mencabut kembali pisau tersebut patah, dan patahan pisau masih tertancap di tangan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya