Berita

Putri Ariani menceritakan kisahnya dalam Farah ZoomTalk/RMOL

Hiburan

Berkarya Tanpa Batas, Penyanyi Putri Ariani: Kita Mungkin Berbeda, Tapi Kita Punya Kemampuan

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 15:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Keterbatasan bukanlah halangan untuk bisa menggapai impian. Setidaknya begitu prinsip yang dipegang oleh penyanyi muda bernama Putri Ariani.

Terlahir dengan kondisi Retina of Premature (ROP), Putri dinyatakan buta total sejak masih kecil. Meski begitu, kondisinya tidak lantas membuat Putri berkecil hati.

Dalam Farah ZoomTalk bertajuk "Melihat Dengan Hati, Kejar Mimpi Tanpa Henti" yang dilaksanakan oleh Farah.id pada Jumat (11/9), Putri menceritakan soal perjalanannya saat mulai menjajaki industri musik Indonesia.


Juara Indonesia's Got Talent itu mengaku bahwa dia pernah berada di titik terendah ketika dipandang sebelah mata dan diperlakukan secara diskriminatif saat mulai menapaki dunia musik di tanah air.

"Pada saat itu, Putri pernah mengikuti sebuah kompetisi nyanyi (sebelum Indonesia's Got Talent), tapi tidak dianggap dan didiskriminasi. Sedih sekali rasanya sampai berbulan-bulan," tutur Putri.

"Ha itu membuat Putri berada di titik terendah. Tapi kemudian Putri berpikir, kenapa tidak move on saja? Kenapa harus larut dalam kesedihan? Kalau seperti itu terus tidak akan pernah maju," sambungnya.

Hal itulah yang kemudian membuat Putri bangkit dan semangat untuk mengejar mimpi-mimpinya.

"Putri mau membuktikan bahwa Putri bisa berkarya, bukan lagi di tingkat provinsi atau wilayah, tapi di kancah internasional. Jadi pada saat itu Putri decided untuk mengikuti Indonesia's Got Talent," jelas Putri yang juga merupakan Brand Ambassador Ruang Guru itu.

Dari ajang pencarian bakat itulah, nama Putri mulai dikenal di masyarakat. Ajang itu juga bak "pintu masuk" bagi Putri untuk semakin menunjukkan kemampuannya dan melambungkan namanya di dunia musik.

Putri pernah ikut membawakan theme song Asian Para Games tahun 2018 dan juga berkolaborasi dengan sederet penyanyi ternama tanah air lainnya.

Dia pun menunjukkan bakatnya dalam bermusik dan tarik suara melalui channel YouTube-nya.

Namun tidak berhenti sampai di situ, Putri mengaku bahwa impiannya yang masih ingin dia gapai, di antaranya adalah menggelar konser tunggal dan menjadi penyanyi yang go international.

Menurutnya, keterbatasan yang dimilikinya bukan halangan untuk menggapai mimpi. Dia bahkan mengaku senang bahwa teman-temannya sesama difabel saat ini sudah banyak yang menunjukkan karyanya kepada publik dan berprestasi.

"Tidak ada yang berbeda, kita semua sama. Sama-sama manusia, sama-sama bernapas, sama-sama punya potensi," ungkap perempuan bernama lengkap Ariai Nisma Putri ini.

"Maka dari itu saya lebih suka menggunakan kata 'difabel', different ability, kemampuan berbeda. Daripada kata 'disabel'," ungkapnya.

"Kita mungkin berbeda, tapi kemampuan kita tidak 'dis'," demikian Putri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya