Berita

Kebakaran di Pelabuhan Beirut/Net

Dunia

Ludes Tak tersisa, Bahan Makanan Untuk Bantuan Korban Ledakan Agustus Lalu Ikut Dilalap Api

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 12:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Kebakaran besar yang menghanguskan Pelabuhan Beirut pada Kamis (10/9) juga memusnahkan seluruh bantuan makanan hasil operasi kemanusiaan untuk warga yang menderita akibat ledakan dahsyat di lokasi yang sama awal Agustus lalu. 

Gudang yang terletak di pelabuhan Beirut yang pada Kamis dilalap api itu ternyata berisi bantuan makanan yang jumlahnya sangat banyak. Belum diketahui penyebab kebakaran gudang yang digunakan oleh Komite Palang Merah Internasional (ICRC) menyimpan bahan bantuan tersebut.

Direktur Regional ICRC, Fabrizio Carboni, mengatakan, kerugian akibat kebakaran masih dihitung, namun yang lebih penting dari itu adalah nasib kelanjutan operasi kemanusiaan di Beirut.


"Gudang yang terbakar merupakan tempat ICRC menyimpan ribuan paket makanan dan 0,5 juta liter minyak. Operasi kemanusiaan kami berisiko terganggu secara serius," katanya, dikutip dari AFP, Jumat (11/9).
 
Kepala pelabuhan mengatakan, kebakaran terjadi di sebuah gudang zona bebas pelabuhan yang menampung minyak goreng dan ban.

Haitham, seorang pekerja pelabuhan berusia 33 tahun, mengatakan dia mendengar teriakan yang meminta orang-orang untuk segera lari dari lokasi.

"Kami sedang bekerja saat tiba-tiba mereka mulai meneriaki kami agar keluar," katanya yang mengaku masih sangat trauma pasca-ledakan dahsyat pada 4 Agustus lalu.

"Ada pengelasan saa itu, dan tiba-tiba saja kebakaran terjadi. Kami tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi. Kami menjatuhkan, membuang semuanya, dan mulai berlari. Itu mengingatkan kami pada ledakan yang lalu," katanya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya