Berita

Penandatanganan kerja sama PEN 27 Juli 2020/RMOL

Bisnis

Sudah Salurkan Rp 830 Miliar Per Agustus, Bank BJB Optimis Target PEN Terealisasi

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 11:02 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Hingga saat ini, bank bjb konsisten memperlihatkan gerak cepat yang dalam penyaluran dana PEN. bank bjb optimis target penyaluran dana simpanan pemerintah untuk program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dapat terealisasi sesuai target.

Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 19 Agustus 2020, penyaluran PEN oleh Bank Pembangunan Daerah sudah mencapai Rp1,58 triliun. bank bjb sendiri telah menyalurkan sekitar ±Rp830 miliar sampai dengan bulan Agustus 2020.

Ekspansi kredit dana PEN dari bank bjb ini terus berekembang seiring berjalannya waktu. Per tanggal 6 September 2020, bank bjb telah menyalurkan sekitar 32% dari total leverage dana PEN sebesar Rp5 triliun atau 2 (dua) kali lipat dari penempatan yang diterima bank bjb yaitu Rp2,5 triliun yang diperuntukkan untuk mendorong geliat perekonomian nasional. Catatan ini tergolong baik di tengah rentang waktu yang terbilang singkat.


Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan pihaknya optimis target penyaluran PEN dapat terpenuhi sesuai dengan tenggat waktu. bank bjb juga optimis target leverage dua kali lipat dari dana PEN akan terealisasi dengan memberi manfaat yang optimal khususnya bagi debitur.

"Sedari awal kami sudah menyiapkan strategi-strategi yang terukur agar penyaluran dana PEN yaitu melalui program dengan sebutan bjb PENtas (Penguatan Ekonomi Nasional Tangguh dan Sejahtera) yang merupakan inisiasi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini dapat dioptimalkan dalam menghadapi berbagai kemungkinan. bank bjb juga konsisten merealisasikan strategi tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar tujuan dari program PEN sebagai upaya stimulasi ekonomi masyarakat dan dunia usaha dapat dirasakan seoptimal mungkin," kata Yuddy.

Saat ini perseroan juga terus berupaya agar ekspansi kredit berjalan lebih masif. Potensi penyaluran pada sektor produktif masih menjanjikan. Tercatat lebih dari 80% penyaluran dana PEN telah disalurkan kepada sektor produktif padat karya yang dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian.

Momentum tingginya permintaan kredit di daerah yang masih terlihat di masa pandemi COVID-19, dimanfaatkan betul oleh bank bjb. Merujuk pada data OJK, pertumbuhan kredit BPD mencapai angka 8,23% per Juli 2020, jauh di atas rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional sebesar 1,53%.

Tren positif yang menjadi angin segar ini dinilai masih akan terus berlanjut. bank bjb sendiri berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sangat positif hampir menyentuh angka dua digit, yakni 9,8% secara year-on-year (yoy) hingga Semester I 2020.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya