Berita

Politisi Partai Demokrat Benny K. Harman/Net

Politik

Benny Harman: Mana Perppu Corona Yang Katanya Efektif Bantu Rakyat?

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 08:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebaran virus corona di Indonesia terus menanjak dan belum ada tanda-tanda melandai. Angkanya per Kamis (10/9) adalah 207.203 kasus.

Beragam nasihat pernah disampaikan kepada pemerintah untuk bisa efektif menekan sebaran corona. Salah satunya saran dari Partai Demokrat yang sejak awal meminta pemerintah melakukan karantina wilayah atau lockdown.

“Partai Demokrat dari awal minta lockdown segera diterapkan untuk daerah-daerah yang penyebaran Covid-nya sulit terkendali untuk selamatkan ekonomi nyawa rakyat,” terang politisi Partai Demokrat Benny K. Harman dalam akun Twitter pribadinya.


Namun demikian, Benny menyayangkan sikap para pejabat negara yang tidak menampung masukan tersebut. Bahkan tidak sedikit menyinyiri apa yang disampaikan Demokrat.

Kala itu, pemerintah merasa percaya diri Perppu 1/2020 yang diterbitkan bisa mengatasi masalah. Nyatanya, Perppu yang sudah berubah menjadi UU 2/2020 atau UU Corona belum menampakkan hasil signifikan.

“Mana Perppu Covid yang katanya efektif untuk bantu derita rakyat dari efek Covid? Rakyat Monitor!” tutupnya menyindir balik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya