Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani/Net

Nusantara

Dukung Anies Tarik Rem Darurat, Zita Anjani: Gencarkan Kembali Stay At Home

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 05:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan menarik rem darurat yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat dukungan dari pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Salah satunya dikatakan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani. Menurutnya, keputusan Gubernur Anies memang sangat dibutuhkan.

"Dari awal saya sudah kirim pesan ke publik kalau DKI warning. Memang emergency break diperlukan saat ini, sesuai dengan apa yang kami inginkan," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/9).


Menurut Zita, kondisi Jakarta saat ini sedang dalam keadaan berbahaya. Itu disebabkan karena jumlah kasus Covid-19 yang terus meroket namun daya tampung rumah sakit dan tenaga medis yang semakin menipis.

"Kedepannya saya berharap kita maksimalkan Pergub penanggulangan Covid-19 yang ada. Jangan hanya jadi aturan di atas kertas saja. Ini butuh kerjasama dari seluruh pemilik otoritas," lanjutnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, yang diperlukan warga DKI sekarang adalah kembali beradaptasi lagi dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kalau saat ini kita gencar dengan 3M, saya rasa sudah saatnya kita gencarkan kembali dengan #Stayathome, agar semua berdiam diri melakukan aktivitas di rumah kembali," tegasnya.

Tidak lupa Zita meminta agar Pemprov DKI Jakarta tetap memenuhi kebutuhan warga, sehingga masyarakat tidak perlu keluar rumah.

"Terlebih lagi untuk tenaga kesehatan yang sangat memprihatikan, karena merekalah yang bekerja di garda terdepan, harus betul-betul terjamin kebutuhannya," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies resmi mengumumkan pengetatan PSBB usai melakukan rapat evaluasi bersama Gugus Tugas Pusat Covid-19 dan Provinsi DKI Jakarta bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Tadi sore disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat. Artinya kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu bukan lagi PSBB transisi," ungkap Anies Baswedan Rabu malam (9/9) di Balaikota DKI Jakarta.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya