Berita

Menteri Sosial, Juliari P. Batubara (akanan)/Rep

Hukum

Mensos Minta KPK Dampingi Program Perlindungan Sosial Sebesar Rp 127 Triliun

RABU, 09 SEPTEMBER 2020 | 11:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Sosial, Juliari P. Batubara menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/9).

Kehadiran Mensos beserta jajaran disambut oleh para pimpinan KPK. Mensos Juliari ditemui oleh Ketua KPK, Firli Bahuri, dan Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata dan Nurul Ghufron.

"Tentunya ini adalah dalam rangka memberikan update dan juga perkembangan terkait program-program perlindungan sosial yang kami kelola, baik yang sifatnya reguler seperti program-program PKH, maupun yang sifatnya khusus. Jadi itu program-program sosial yang kami jalankan di saat pandemik Covid-19 ini," ujar Mensos kepada wartawan saat konferensi pers di lokasi.


Sejak Maret 2020 hingga saat ini, kata Juliari, Kemensos diberikan tugas untuk menjalankan program-program reguler maupun khusus yang anggarannya tidak sedkit, yakni sebesar Rp 127 triliun dari Rp 203 triliun kluster perlindungan sosial di Pemulihan Ekonomi Sosial (PEN).

Pada pertemuan dengan pimpinan KPK, Mensos meminta masukan dan arahan yang perlu diperhatikan pihaknya selama empat bulan terakhir di 2020 untuk melaksanakan program-program yang masih ada.

"Tadi kita menyampaikan ada dua program bantuan sosial yang baru yang akan kita jalankan bulan ini, tentunya kami berharap semua program yang kami jalankan di Kementerian Sosial tentunya tidak hanya tepat sasaran, tapi juga akuntabel dan tidak berpotensi menyalahi aturan yang ada," jelas Juliari.

Juliari pun juga ingin diberikan pendampingan dalam menjalankan program-program tersebut oleh KPK yang berfungsi mengawal dan mengamankan program-program pemerintah.

"Oleh karena itu, kami sangat berharap KPK memberikan bimbingan dan juga teguran apabila ada hal-hal yang perlu diperbaiki," pungkas politisi PDIP itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya