Berita

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon/Net

Politik

Tanggapi Travel Advisory AS, Fadli Zon: Ini Paradoks, Ingin Banyak Turis Tapi Mengabarkan Terorisme

RABU, 09 SEPTEMBER 2020 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peringatan perjalanan telah diterbitkan pemerintah Amerika Serikat bagi warganya yang hendak ke Indonesia. Peringatan ini berkaitan dengan tiga hal yang harus diwaspadai di Indonesia.

Selain wabah corona yang terus menanjak, pemerintah AS juga memperingatkan warganya akan bahaya terorisme dan bencana alam di Indonesia.

Travel advisory
AS ini pun mendapat tanggapan dari mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Baginya larangan bepergian ke Indonesia karena terorisme adalah hal yang paradoks.


“Selain karena Covid-19, AS juga melarang warganya ke Indonesia karena terorisme. Inilah paradoks,” tuturnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (9/9).

Paradoks yang dimaksud adalah Indonesia sedang ingin banyak turis dan investasi masuk. Tapi di sisi lain terus mengabarkan ke dunia banyak aktivitas terorisme di tanah air, sehingga membuat negara lain takut.

Contohnya seperti yang terjadi pada Amerika Serikat.

“Maunya apa? Nggak jelas,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya