Berita

Bendera Taiwan/Net

Dunia

Klarifikasi Laporan Media, TETO: Taiwan Tak Pernah Tolak Aturan Dari Pemerintah Indonesia

SELASA, 08 SEPTEMBER 2020 | 18:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Taiwan mengklarifikasi laporan dua media Indonesia yang mengutip kantor berita CNA pada Minggu (6/9) dan Selasa (8/9) terkait dengan penolakan biaya penempatan pekerja migran Indonesia.

Taipei Economic and Trade Office (TETO) menyatakan, laporan mengenai Kementerian Tenaga Kerja Taiwan menolak menerima peraturan terkait pembebasan biaya penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) adalah tidak benar adanya.

"TETO dengan ini menyatakan laporan tersebut tidak sesuai dengan fakta," tegas perwakilan dagang Taiwan di Jakarta tersebut melalui keterangan tertulisnya, Selasa (8/9).


TETO menjelaskan, pihak pejabat Kementerian Tenaga Kerja Taiwan telah melakukan wawancara bersama CNA pada Rabu (3/9).

Di dalam laporan yang dikutip dua media Indonesia, pejabat Kementerian Tenaga Kerja Taiwan mengatakan, pihaknya telah mengetahui aturan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia pada akhir Juli yang diumumkan secara sepihak, namun belum menerima pemberitahuan resmi.

Di sana juga dijelaskan pemerintah Indonesia belum melakukan komunikasi dan negosiasi. Sehingga pemerintah Taiwan berhadap dapat melakukan perundingan antara kedua belah pihak.

Kendati begitu, TETO menggarisbawahi, pejabat Kementerian Tenaga Kerja Taiwan tidak pernah mengatakan pihaknya menolak aturan dari pemerintah Indonesia.

"Juga tidak pernah mengatakan akan beralih mempekerjakan pekerja migran dari Vietnam, Thailand, dan Filipina," sambung TETO.

"Kesimpulannya, pemberitaan kedua media tersebut yang tidak sesuai fakta dapat menyebabkan pemahaman salah, serta dapat merusak hubungan kerja sama antara Taiwan dan Indonesia," tambah TETO.

Melalui klarifikasinya, TETO berharap media tidak mengutip pemberitaan tersebut. Alih-alih mengunjungi situs atau mengutip rilis dari Kementerian Tenaga Kerja Taiwan maupun TETO.

Sebelumnya, dua media tersebut menyebut, Badan Pengembangan Tenaga Kerja (WDA) Kementerian Tenaga Kerja Taiwan enggan warganya dibebani biaya penempatan PMI. Termasuk biaya tiket pesawat, pelatihan, hingga visa.

Isu tersebut menyeruak ketika pemerintah Indonesia mengumumkan untuk mengirimkan kembali PMI ke sejumlah negara, termasuk Taiwan. Meski pihak Taiwan mengaku belum mendapatkan informasi akan pengiriman PMI tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya