Berita

Deputi Narasi dan Isu DPP Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana/Net

Politik

Demokrat: Gimana Nggak Keteteran, Lagi Pandemi Malah Sibuk Bahas Dewan Moneter

SELASA, 08 SEPTEMBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo seolah tengah keteteran dalam menghadapi wabah virus corona. Setidaknya hal itu dapat dilihat dari pernyataan teranyar presiden yang menyebut bahwa penanganan Covid-19 merupakan kunci ekonomi tumbuh baik.

Padahal selama ini, kebijakan yang diterbitkan Jokowi lebih mengarah pada penanganan ekonomi ketimbang kesehatan.

Pernyataan Jokowi ini pun mendapat sindiran dari Deputi Narasi dan Isu DPP Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana. Menurutnya, pemerintah memang tampak keteteran lantaran tidak punya prioritas yang jelas.


“Gimana nggak keteteran urusan penanganan Covid-19. Prioritas pemerintah nggak jelas,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (8/9).

Contoh paling mutakhir, kata Cipta Panca Laksana adalah pembahasan RUU Bank Indonesia. Di mana di dalamnya ada polemik mengenai pembentukan Dewan Moneter. Di mana kehadiran Dewan Moneter hanya untuk menangani masalah ekonomi, bukan kesehatan.

“Lagi pandemi sibuk aja membahas dewan moneter lah. RUU Omnibus lah yang dikebut,” tuturnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya