Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi/Net

Nusantara

Rapat Pansus KBN, Prasetio Edi Ingin Selamatkan kekayaan Jakarta Yang Dimanfaatkan Pihak Lain

SELASA, 08 SEPTEMBER 2020 | 03:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah resmi membentuk panitia khusus (Pansus) Kawasan Berikat Nusantara (KBN).

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menegaskan agar seluruh anggota pansus fokus pada persoalan aset milik DKI yang hilang.

Menurutnya, kekayaan milik DKI memang hanya 26,85 persen di BUMN yang membidangi kepelabuhanan tersebut.


"Namun jika aset itu dapat dikelola secara optimal, maka akan secara signifikan memberikan pendapatan buat DKI Jakarta," ujar Prasetio dalam rapat Pansus KBN DPRD DKI Jakarta, Senin (7/9).

Karena itu, dirinya menginstruksikan agar pansus membentuk tim-tim kecil yang bertugas mengidentifikasi persoalan sebenarnya dari fakta di lapangan.

Selain itu tim hukum untuk menuntaskan sengketa yang terjadi antara PT KBN dengan PT Karya Citra Nusantara (KCN), anak usaha KBN.

"Sudah menjadi komitmen saya di periode kepemimpinan ini untuk menyelamatkan kekayaan Jakarta yang hilang atau dimanfaatkan pihak lain," jelas politisi PDI Perjuangan itu.

"Besar harapan saya Pansus KBN dapat mengeluarkan rekomendasi yang ideal, untuk selanjutnya ditindaklanjuti Pemprov DKI dan dituntaskan akar permasalahannya," pungkasnya.

PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) adalah perusahaan pengelola kawasan industri yang berkantor pusat di Cilincing, Jakarta Utara. Saham perusahaan ini dimiliki Pemerintah Republik Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta

Bisnis PT KBN adalah mengelola kawasan industri baik yang berstatus kawasan berikat (Export Processing Zone) maupun non berikat.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya