Berita

Kepala Bidang UKM Dinas PPKUKM, Elisabeth Ratu/Net

Nusantara

200 Ribu UMKM Di Jakarta Tengah Diupayakan Dapat Bantuan Presiden

SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta telah mengusulkan pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) menerima Bantuan Presiden (Banpres) produktif sebesar Rp 2,4 juta.

Kepala Bidang UKM Dinas PPKUKM, Elisabeth Ratu mengatakan, data pelaku usaha mikro tersebut telah dikirimkan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM).

"Kita sih maunya sih sebanyak-banyaknya ya. Tapi sampai hari ini data yang masuk itu baru kurang lebih 200 ribu," kata Ratu saat dihubungi wartawan, Senin (7/9).


Dia menjelaskan, data yang telah dikirimkan ke pemerintah pusat baru 100 ribu. Sementara sisanya saat ini tengah diverifikasi.

Ratu berharap kementerian terkait dapat menyetujui semua usulan yang diajukan Pemprov DKI Jakarta. Dari UMKM yang masuk, 80 persen berasal dari sektor kuliner.

Berikut persyaratan umum yang harus terpenuhi UMKM untuk mendapat bantuan Rp 2,4 juta:

1. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2. Memiliki kegiatan usaha mikro yang aktif dan produktif

3. Usaha mikro nasabah perbankan dengan saldo tabungan calon penerima bantuan kurang Rp 2 juta

4. Memiliki usaha yang beralamat di DKI Jakarta

5. Bagi yang memiliki usaha di luar Wilayah DKI Jakarta silakan menghubungi Dinas PPKUKM (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil & Menengah) di daerah masing-masing.

Link pendaftaran dari Dinas PPKUKM DKI: bit.ly/Datacalonpenerimabansos.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengatakan realisasi Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 2,4 juta untuk 12 juta pelaku usaha mikro baru 40 persen. Ditargetkan pertengahan September bisa terserap 100 persen.

“Kita baru saja menyalurkan untuk 12 juta usaha mikro yang unbankable masing-masing Rp 2,4 juta, dari total Rp 22 triliun. Kita sudah capai 40 persen, saya kira pertengahan September sudah 100 persen,” kata Teten dalam acara Inspirato Sharing Session ‘Memulai Usaha di Era Krisis’, Rabu lalu (2/9).

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya