Berita

Rizal Ramli ditemani Refly Harun saat ajukan gugatan ke MK/RMOL

Politik

Dukung JR Presidential Threshold, Gde Siriana: Upaya Bang RR Ini Konstitusional

SABTU, 05 SEPTEMBER 2020 | 20:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gugatan uji materi atau judicial review (JR) ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) yang dilayangkan Begawan Ekonomi Rizal Ramli didukung oleh Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS) Gde Siriana Yusuf.

Dia menilai, langkah yang diambil RR untuk menghapus PT Presiden yang sebesar 20 persen menjadi 0 persen sudah sesuai konstitusi.

"Tanggapan saya, upaya Bang RR ini konstitusional. Ini upaya melawan konspirasi parpol besar yang dengan PT ini telah menyandera demokrasi," ungkap Gde Siriana kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/9).


Menurutnya, jika proses Pemilu ingin berkualitas dan terbuka bagi putra bangsa yang berkompeten dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni, maka mau tidak mau PT Presiden harus 0 persen.

"Saya pikir jika kita menghendaki Pemilu dan Pilpres yang berkualitas dan memberikan kesempatan kepada putra-putra terbaik bangsa tentunya akan mendukung upaya hukum ini (PT Presiden 0 persen)," paparnya.

Lebih lanjut, aktivis Bandung Intiative ini menilai proses demokrasi di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo sekarang ini tidak lagi berpihak kepada rakyat.

"Hanya kelompok Parpol dan cukong yang tetap ingin mengontrol Pemilu dan Pilpres sesuai kehendak mereka yang akan melawan upaya hukum ini," demikian Gde Siriana Yusuf.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya