Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Dukung Gugatan Rizal Ramli, Dedi Kurnia Syah: Ambang Batas Bisa Dianggap Kejahatan

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 13:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gugatan dan upaya menghapus presidential threshold (PT) terus dilakukan sejumlah tokoh nasional. Seperti yang dilakukan
mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid, DR Rizal Ramli, bersama Ir Abdul Rachim dengan mengajukan Judicial Review (JR) terkait PT ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat siang ini (4/9).

Upaya gugatan RR terhadap PT itu didukung oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah.

Menurut Dedi, gugatan Rizal Ramli yang akan didampingi oleh pakar hukum tata negara, DR Refly Harun, merupakan upaya yang masuk akal.

Menurut Dedi, gugatan Rizal Ramli yang akan didampingi oleh pakar hukum tata negara, DR Refly Harun, merupakan upaya yang masuk akal.

"Gugatan RR (Rizal Ramli) masuk akal. Dari sisi demokrasi, ambang batas bisa dianggap kejahatan. Karena hak dipilih sebagai presiden hanya dimiliki sedikit orang," ujar Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/9).

Karena, lanjut Dedi, ambang batas yang tercantum dalam UU 7/2017 tentang Pemilu itu membuat rakyat menjadi terbatas untuk memilih calon pemimpin yang diidamkan.

"Lebih-lebih, dengan ambang batas itu Parpol sedemikian powerfull dalam menentukan kandidasi, dan tentu membatasi pilihan warga negara dalam Pilpres," pungkas Dedi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya