Jusuf Hamka/Net
Jusuf Hamka/Net
KISRUH kehadiran sosok tokoh Muslim Tionghoa, Jusuf Hamka, dalam kepengurusan dan kepanitiaan pembangunan dan pemugaran Vihara Cing De Yuen, Petak Sembilan, Jakarta Barat yang terungkap dari pernyataan Ketum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), sungguh memprihatinkan dan menarik perhatian umat Islam lainnya. Termasuk saya sebagai salah satu kawan diskusi beliau.
Beliau sudah ditokohkan dengan berbagai macam pengabdiannya sebagai seorang Muslim keturunan Tionghoa. Seyogianya memang tidak patut ikut mencampuri urusan internal umat Buddha khususnya, yakni renovasi pembangunan vihara mereka.
Masih banyak ladang amal lain yang tersedia dan terbuka luas di tengah lautan umat Islam yang masih membutuhkan uluran tangan Pak Jusuf Hamka. Meskipun ada semacam permintaan atau perintah dari tokoh yang disegani dalam komunitas Buddha Tionghoa itu.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 13 April 2026 | 08:21
UPDATE
Rabu, 22 April 2026 | 04:11
Rabu, 22 April 2026 | 03:37
Rabu, 22 April 2026 | 03:13
Rabu, 22 April 2026 | 03:00
Rabu, 22 April 2026 | 02:24
Rabu, 22 April 2026 | 02:09
Rabu, 22 April 2026 | 02:00
Rabu, 22 April 2026 | 01:22
Rabu, 22 April 2026 | 01:07
Rabu, 22 April 2026 | 01:03