Berita

Gedung Mahkamah Konstitusi/Net

Politik

Pengajuan JC Presidential Threshold Oleh Rizal Ramli Diundur Jadi Jumat Siang

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 09:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rencana kedatangan tokoh nasional, DR Rizal Ramli dan Ir Abdul Rachim, ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengajukan Judicial Review terkait presidential threshold (PT) mengalami pergeseran jadwal.

Semula, Rizal Ramli dan Abdul Rachim yang didampingi pakar hukum tata negara, DR Refly Harun, akan mendatangi MK pada Jumat pagi (4/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, berdasarkan keterangan susulan yang diterima Redaksi, rencana tersebut mengalami sedikit pergeseran jadwal. RR akan menyambangi MK pada pukul 13.00 siang nanti.


Pengajuan JC ini dilakukan karena PT dianggap merupakan basis dari demokrasi kriminal dan kental dengan aroma oligarki serta tidak sejalan dengan spirit konstitusi.

Presidential threshold yang tercantum dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, mengatur tentang syarat partai atau gabungan partai yang boleh mengusung pasangan capres dan cawapres.

Di mana parpol pengusung capres dan cawapres harus memiliki 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah di level nasional. Dengan kata lain, PT hanya akan membatasi munculnya calon-calon pemimpin potensial yang dimiliki negeri ini.

Karena itulah, meski telah dilakukan sebelumnya oleh sejumlah pihak, RR akan tetap berusaha agar sistem presidential threshold ini dihapus.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya