Berita

Wartawan senior dari Timor Leste Jose Antonio Belo (di layar) bersama dengan CEO RMOL Teguh Santosa dalam webinar "Mengenang Indonesia, Mengenang Timor Leste"/RMOL

Dunia

21 Tahun Lepas Dari Indonesia, Apa Kabar Kesetaraan Gender Di Bumi Lorosae?

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 | 22:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

21 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 30 Agustus 1999, merupakan hari bersejarah bagi Indonesia dan Timor Leste.

Pada hari itu, dalam sebuah referendum yang disponsori PBB, mayoritas warga di wilayah Timor Timur memilih untuk melepaskan diri dan merdeka dari Indonesia dan berganti nama menjadi Timor Leste.

Kini, setelah 21 tahun kemerdekaan Timor Leste, negara tersebut berkembang menjadi sebuah negara tetangga Indonesia yang maju, bukan hanya dalam bidang politik dan ekonomi, tapi juga dalam hal kesetaraan hak wanita.


"Di Timor Leste, kesetraan hak wanita dalam politik diatur dalam undang-undang, terutama soal jumlah representasi wanita," kata wartawan senior dari Timor Leste Jose Antonio Belo dalam webinar yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL bertajuk "Mengenang Indonesia, Mengenang Timor Leste" yang digelar pada (Kamis, 3/9)

"Jadi kita memiliki lebih banyak perwakilan wanita di parlemen dan pemerintahan, di bandingkan negara-negara lain di Asia," sambungnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa hak wanita dan anak-anak menjadi salah satu pusat perhatian pemerintah di Timor Leste. Sehingga kesejahteraan mereka akan selalu menjadi prioritas.

"Untuk wanita dan anak-anak akan selalu mendapat perhatian lebih dari pemerintah dan negara," tandasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya