Berita

Pengurus Pelti Kota Bandung periode 2020-2025/RMOLJabar

Olahraga

Bawa Semangat Baru, Pelti Kota Bandung Diharapkan Rutin Gelar Turnamen Usia Dini

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 13:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) diminta membina atlet usia dini agar bisa melahirkan petenis bergengsi di masa depan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan menggelar turnamen tenis usia dini secara berkala.

Demikian disampaikan Walikota Bandung, Oded M Danial, saat memberikan sambutan dalam pelantikan Pengurus Cabang (Pengcab) Pelti Kota Bandung periode 2020-2025 di Pendopo Walikota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin (31/8).

“Sebaiknya Pengcab Pelti menggelar turnamen tenis bagi atlet usia muda dari mulai tingkat kelurahan, kecamatan, ataupun antarsekolah. Turnamen tersebut bisa bernama Walikota Cup, Wakil Walikota Cup, ataupun Sekda Cup,” kata Oded.


Mang Oded, sapaannya, berharap kepengurusan Pengcab Pelti Jabar yang baru harus bisa menghadirkan semangat baru. Dengan demikian, bisa meneruskan dan meningkatkan prestasi olahraga tenis di Kota Bandung.

“Dengan adanya kepengurusan yang baru ini bisa melanjutkan dari kepengurusan yang lama untuk meraih hasil dan prestasi yang lebih baik bagi Kota Bandung,” harapnya, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Menurut Mang Oded, keberhasilan sebuah organisasi dapat dibentuk melalui silaturahmi yang kokoh dan suasana yang kondusif antarpengurus. Untuk itu, Ia meminta adanya soliditas dengan memperbanyak pertemuan antara ketua dan anggota.

“Jika sering bertemu akan muncul gagasan dan ide-ide yang bisa bersama-sama rumuskan sehingga Pelti Kota Bandung menjadi organisasi yang berkualitas,” ucap Mang Oded.

Sementara itu, Ketua Pelti Kota Bandung periode 2020-2025, Gin Gin Ginanjar, mengaku akan membenahi organisasi yang dipimpinnya agar menjadi penggerak utama. Pihaknya pun akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan klub/perkumpulan sebagai modal utama Pelti Kota Bandung.

Lebih lanjut Gin Gin mengaku akan berupaya semakin mempopulerkan olahraga tenis lapangan kepada masyarakat khususnya di lingkungan sekolah.

“Teknisnya saya akan koordinasi dengan kepengurusan baru dan dinas atau stakeholder terkait,” ujar Gin Gin yang juga menjabat Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung.

Ia menilai, potensi atlet berkualitas salah satunya berada di Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sehingga pihaknya akan mendata dan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Kita juga akan menggelar turnamen Walikota Cup sebagai penyemangat dan proses penjaringan potensi-potensi atlet berkualitas,” tutupnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya