Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M. Faqih/Net

Kesehatan

Dokter Yang Gugur Sudah Tembus 100 Orang, IDI Keluarkan 4 Rekomendasi Kepada Pemerintah

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah dokter yang sudah gugur karena infeksi virus corona baru (Covid-19) mencapai 100 orang. Hal ini menuntut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengeluarkan rekomendasi.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M. Faqih menyampaikan, persoalan itu langsung dikoordinasikan dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan.

Koordinasi tersebut dilakukan hari ini dan menghasilkan persetujuan yang mencakup empat poin rekomendasi, di mana poin-poin itu diharapkannya bisa diimplementasikan dalam memperbaiki penanganan Covid-19.


"Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas dan Kementerian," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui siaran pers yang dibagikan Humas IDI, Senin (31/8).

Lebih lanjut, Daeng membeberkan empat poin rekomendasi tersebut. Yang mana pertama dia meminta agar kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi dokter maupun tenaga kesehatan dalam bertugas tetap terjaga ketersediaannya.

Kedua, meminta rumah sakit untuk melakukan penjadwalan jaga petugas kesehatan. Tujuannya adalah untuk menjaga imunutas tubuh petigas agar tidak kelelahan dan akhirnya berisiko tertular corona.

Rekoemndasi ketiga adalah mengenai rumah sakit yang harus memberlakukan kebijakan khusus terhadap petugas kesehatan yang memiliki penyakit bawaan dan berisiko tinggi penularan dengan cara tidak ikut praktik atau membatasi jam praktik.

Sedangkan yang keempat, meminta pemerintah mendorong rumah sakit melakukan tes corona dengan metode polymerase chain reaction (PCR) secara rutin kepada petugas kesehatan, guna memantau ketat dan mengindari terjadinya penularan luas Covid-19 di rumah sakit.

"Semua pihak seharusnya bergotong royong untuk men-support rumah sakit agar mampu melaksanakan empat hal di atas," demikian Daeng M Faqih.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya