Berita

Penobatan PRA Luqman Zulkaedin sebagai Sultan Sepuh XV Kesultanan Kasepuhan Cirebon/RMOLJabar

Nusantara

Lewat Upacara Jumenengan, PRA Luqman Zulkaedin Resmi Menjadi Sultan Sepuh XV Kesultanan Kasepuhan Cirebon

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 09:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin resmi dinobatkan sebagai Sultan Sepuh XV Kesultanan Kasepuhan Cirebon menggantikan almarhum ayahnya, Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, melalui upacara Jumenengan, Minggu (30/8).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJabar, penobatan Sultan Sepuh XV itu ditandai dengan penyerahan dan penyematan Keris Sunan Gunung Jati yang dilakukan oleh PR Goemelar Soeriadiningrat kepada PRA Luqman Zulkaedin.

Selanjutnya, Sekjen Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), Raden Rasich Hanif Radinal dari Kerajaan Galuh menyematkan Pin kepada Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin.


Penyematan Pin juga dilakukan oleh Karaeng Turikale VIII, Brigjen Pol (P) AA Mapparessa, dari Kerajaan Turikale Maros Sulsel mewakili Raja dan Sultan se-nusantara.

Jumenengan yang dilaksanakan di Keraton Kasepuhan itu digelar bersamaan dengan tahlil peringatan 40 hari wafatnya Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, Minggu (30/8).

Para tamu undangan yang hadir dalam Jumenengan di antaranya, warga kesultanan Cirebon, Walikota Cirebon Nashrudin, Bupati Cirebon Imron Rosyadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan para pejabat pemerintah lainnya baik sipil maupun militer.

Selain itu, turut hadir para Raja dan Sultan se-nusantara, para pimpinan pondok pesantren Cirebon dan lain-lain.

Dalam pidatonya, Sultan Sepuh XV menceritakan tentang sosok ayahnya almarhum PRA Arief Natadiningrat yang wafat pada 22 Juli 2020.

Ia mengatakan, bahwa almarhum Sultan Sepuh XIV aktif di berbagai organisasi dari tingkat daerah sampai tingkat nasional. Beliau pernah menjabat sebagai anggota DPD RI dan MPR RI mewakili Jawa Barat pada 2004-2009.

“Dalam forum keraton nusantara, beliau didaulat sebagai Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) periode 2017-2022,” terangnya.

Kemudian, almarhum Sultan Sepuh XIV juga aktif di berbagai kegiatan keagamaan, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan lainnya yang beroerientasi pada pembangunan masyarakat.

PRA Luqman menambahkan, semasa masih hidup, almarhum Sultan Sepuh XIV telah menetapkan dirinya menjadi penerus Sultan sebagai tradisi turun temurun, yang dilaksanakan dari sejak era Sunan Gunung Jati ratusan tahun yang lalu, di mana pengganti Sultan adalah putra Sultan.

“Alhamdulillah dari Lembaga Peneliti dan Pentashih Nasab, Asyraf Azmatkhan Ahlulbait Internasional, telah menerbitkan buku paspor nasab untuk kami, dan baru saja diserahkan secara resmi oleh Alhabib Prof Dr KH R Shohibul Faroji Azmatkhan,” tutup PRA Luqman Zulkaedin.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya