Berita

Direktur Eksekutif Center of Inteligent and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro/RMOL

Pertahanan

Jaga Keamanan Nasional, TNI-Polri Harus Segera Usut Tuntas Insiden Penyerangan Mapolsek Ciracas

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 05:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur oleh ratusan gerombolan orang tidak dikenal pada Sabtu (30/8) disorot berbagai pihak. Belakangan terungkap pelaku penyerangan adalah oknum terduga anggota TNI yang termakan kabar hoax sesama anggota yang mengaku dikeroyok oleh warga sipil.

Pengamat Intelijen Ngasiman Djoyonegoro mengatakan, aksi penyerangan yang dilakukan dinihari itu bisa merusak soliditas dan sinergisitas TNI-Polri yang selama ini dilakukan oleh Panglima TNI dan Kapolri.

"Panglima TNI dan Kapolri sudah bekerja keras menjaga soliditas dan Sinergisitas TNI-Polri. Bahkan Panglima TNI sejak bersama Kapolri Tito sudah melakukannya, jangan sampai ini dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas Simon kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (31/8).


Pria yang juga dan penulis buku Soliditas dan Sinergistas TNI-Polri ini mengatakan kasus penyerangan ini harus diusut tuntas oleh tim gabungan yang berasal dari TNI/Polri. Apalagi masyarakat sipil juga menjadi korban kekerasan para ratusan orang itu.

"Saya percaya tim gabungan TNI-Polri akan bisa mengusut tuntas insiden ini. Harus diusut sampai tuntas, demi tegaknya hukum"kata Simon.

Menurut Pria yang juga Direktur Eksekutif Center of Inteligent and Strategic Studies (CISS) ini, soliditas dan sinergisitas TNI-Polri sangat penting untuk mendukung menciptakan suatu kondisi keamanan nasional yang stabil.

"Pentingnya soliditas dan sinergisitas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai kunci mewujudkan SDM yang unggul dan Indonesia Maju harus menjadi gerak jiwa dari seluruh anggota TNI-Polri," tutup Simon.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya