Berita

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Repro

Politik

Singgung Krisis 98, Balitbang Demokrat: Ekonomi Kita Tidak Baik-baik Saja

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 02:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kondisi perekonomian Indonesia saat ini tidak bisa dianggap biasa-biasa saja.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra memaparkan, kondisi ekonomi yang minus hingga 5,32 persen di Kuartal II-2020 angkanya sudah mendekati krisis ekonomi tahun 1998 silam.

Pada kuartal I-1998, kata dia, ekonomi Indonesia minus hingga 6,21 persen yang mengakibatkan krisis.


"Mohon maaf, kenapa saya bandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal I-1998 karena kita tahu bagaimana krisis ekonomi yang terjadi di tahun 98 itu untuk menjadi pembelajaran, bukan menakut-nakuti. Ini adalah fakta yang tidak bisa kita hindarkan," ujar Herzaky saat menyampaikan hasil survei optimisme publik menghadapi pandemik dan resesi, Minggu (30/8).

Perbandingan itu Herzaky sampaikan agar pemerintah maupun publik menyadari bahwa situasi saat ini bukanlah kondisi yang baik-baik saja, melainkan harus segera disikapi.

"Ini situasi yang tidak mudah buat semua, baik bagi pemerintah maupun bagi masyarakat. Kita harus berusaha sebaik mungkin, seoptimal mungkin bersama-sama sebagai bangsa itu untuk bisa menjaga pertumbuhan ekonomi, kemudian bisa mengembalikan situasi saat ini," tandas Herzaky.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya