Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Bagi ProDEM, Reshuffle Tidak Akan Mengubah Apapun Selama Sri Mulyani Tidak Dicopot

MINGGU, 30 AGUSTUS 2020 | 13:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perombakan kabinet makin ramai diperbincangkan sekalipun Mensesneg Pratikno membantah akan ada reshuffle dalam waktu dekat.

Teranyar, bocoran disampaikan dari kelompok relawan, yaitu Barisan Penggerak Rakyat Jokowi-Amin (Barak Join).

Baca: Bocoran Dari Relawan: Nadiem Dan Erick Dicopot, Luhut Kena Rotasi


Disebutkan bahwa ada tiga menteri yang akan dipecat, yaitu Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Namun bagi Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), kabar ini tidak cukup menggembirakan. Ketua Majelis ProDEM, Iwan Sumule mengatakan bahwa perombakan yang dilakukan Jokowi akan percuma.

Seberapa banyak pun menteri yang dicopot, Jokowi tidak akan mampu mengubah kondisi ekonomi tanah air, dari diambang krisis menuju kemakmuran.

Menurutnya, perlu ada satu menteri yang turut dirombak agar ekonomi yang terpuruk sejak 6 tahun terakhir bisa teratasi. Dia adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“ProDEM yakin reshuffle tak akan mengubah keadaan jika menkeu SMI tidak dicopot,” terangnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (30/8).

Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Sebab, di periode pertama Jokowi juga pernah beberapa kali melakukan perombakan. Hasilnya, kondisi ekonomi Indonesia konsisten menurun, bahkan sebelum wabah corona datang.

Kenyataan itu harus membuat Jokowi sadar tentang siapa biang kerok di balik ekonomi Indonesia yang terus melambat dan kini nyungsep.

“Reshuffle  pernah dilakukan Jokowi di periode pertama dan tidak membaik, ekonomi gagal meroket. Jadi mundurlah!” demikian Iwan Sumule.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya