Berita

Konser 7 Ruang yang digelar Unpaders dan DSS malam ini/Repro

Hiburan

Sederet Musisi Kawakan Ini Siap Meriahkan Konser 7 Ruang Unpaders.id

MINGGU, 30 AGUSTUS 2020 | 09:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Sederet musisi kawakan tanah air, yakni Fariz RM, Sam Bimbo, Nina Tamam, Widi ME, Barsena Bestandhi, Dwiki Dharmawan, Lita Zein, The Six Notes, Fharel, Timothy dan Latasha akan memeriahkan acara Konser 7 Ruang bertajuk "Konser Kemerdekaan: Dari Bandung untuk Indonesia" yang digelar secara virtual petang ini (Minggu, 30/8) pukul 19.45 WIB.

Konser ini digelar oleh portal komunitas alumni Universtas Padjajaran, Unpaders.id bekerjasama dengan DSS. Konser ini merupakan cara Unpaders.id untuk memberi makna dalam perayaan HUT RI Ke-75 bulan ini.

Konser yang dipandu Farhan, Nico Siahaan dan Donna Agnesia ini bertujuan menggalang dana bagi pemenuhan kebutuhan penyelenggaraan pendidikan daring untuk siswa dan mahasiswa tidak mampu di wilayah Jawa Barat.


Konser ini berlangsung secara virtual di YouTube Channel DSS dan selama penyelanggaraan acara, penonton dapat langsung mendonasikan bantuan melalui saluran yang tersedia.

Founder Upnaders.id, Irawati Hermawan mengaku bahwa sebagai alumni sebuah kampus yang berakar di masyarakat, maka sudah sepantasnya alumni Unpad peduli pada kondisi krisis di masyarakat ini.

"Dunia tengah dilanda pandemi virus Covid-19 yang tak kunjung usai. Hal ini menyebabkan banyak permasalahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan," ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi akhir pekan ini.

"Banyaknya hambatan yang muncul di dunia pendidikan sejak pandemi ini menggerakan kami urun daya untuk sama-sama mengatasi krisis pendidikan ini," papar Irawati Hermawan yang juga pengacara terkenal ini.

Menurutnya, sektor pendidikan merupakan salah satu sektor yang paling terpukul akibat pandemik Covid-19.

Hingga hari ini, siswa-siswi di Jawa Barat masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran secara daring, meskipun banyak kendala yang harus dihadapi siswa.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi bulan lalu, ada tujuh kendala besar yang dirasakan orang tua maupun peserta didik, yakni terbebani kuota internet, kesulitan mendampingi anak dalam pembelajaran daring dan orang tua berharap anak mandiri mengikuti PJJ.

Selain itu, siswa berharap pembelajaran daring tidak dipenuhi tugas, materi yang disampaikan harus komunikatif dan kontekstual, orang tua dan siswa sulit berkomunikasi langsung dengan guru dan ada sekolah yang tidak memiliki koneksi internet.

Konser 7 Ruang adalah Konser persembahan DSS Music yang awalnya diadakan untuk membantu pekerja seni dan tim produksi yang profesinya terdampak pandemik Covid-19 dengan menggunakan konsep jaga jarak dimana semua musisi dan artis yang berpartisipasi bermain bersama dari ruangan yang berbeda.

Kali ini, berkolaborasi dengan Unpaders.id, para musisi dan artis yang terlibat pun ikut berdonasi bagi pendidikan di Jawa Barat ini.

Pada Hari-H, donatur yang ingin berdonasi sepanjang hari bisa melalui BCA No. 7550354777 atas nama PT Don Sistem Suara Indonesia, Digital wallet (GoPay, OVO, Dana, LinkAja) atau bank lain (Permata, Mandiri, BNI) melalui https://sociabuzz.com/dssmusic/donate atau PayPal link https://www.paypal.me/dssmusic.

Tentu saja donasi terbuka bagi semua orang, tidak hanya untuk alumni atau mahasiswa UNPAD.

Mewakili para pengisi acara, presenter dan anggota DPR Muhammad Farhan mengaku beruntung rekan-rekan artis dan musisi, serta DSS mendukung ide ini.

"Kami berharap masyarakat juga bisa merespons positif kegiatan ini dan ikut berdonasi, sehingga kita bisa memberi seberkas cahaya harapan bagi pendidikan di Jawa Barat melalui program ini," kata Muhammad Farhan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya