Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo/Net

Politik

Serap Aspirasi Nelayan, Menteri Edhy Seminggu Keliling Indonesia Timur

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 21:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja satu minggu untuk menyapa dan melihat langsung aktivitas masyarakat nelayan, UMKM, dan pembudidaya ikan. Kali ini, Menteri Edhy menyambangi tiga provinsi di Indonesia Timur.

Tiga daerah yang dikunjungi Edhy adalah Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Kalimantan Timur. Menteri Edhy bertolak dari Jakarta pada Jumat 28 Agustus hingga 3 September 2020.

Di Nusa Tenggara Timur, yakni provinsi pertama yang disambangi, Menteri Edhy akan panen nila bioflok di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.


Kolam-kolam bioflok nila ini adalah milik masyarakat binaan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB).

"Di NTT, Pak Menteri dua hari. Beliau akan bertemu dengan pembudidaya dan pelaku UMKM perikanan," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo dalam keteranganya, Jumat (28/8).

Selain meninjau bioflok nila, MKP juga akan menyapa pembudidaya rumput laut di Pantai Oesina di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat. Di sini, Menteri Edhy juga akan menanam karang dan melepas tukik sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem laut.

Masih dalam kunjungan kerja di NTT, Menteri Edhy turut mengunjungi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk menyerap aspirasi dan keluh kesah pelaku usaha dalam menjalankan bisnis di masa pandemi.

Salah satu yang dikunjungi adalah UMKM udang beku di Kampung Nelayan Olio di Kecamatan Kupang Barat.

"Pak Menteri sesuai arahan presiden, mendorong UMKM perikanan bisa tumbuh di masa pandemik ini. UMKM ini sudah kami bantu rantai dingin dan peralatan lainnya untuk mendukung produknya supaya berdaya saing di pasar," terangnya.

Usai menyerap aspirasi masyarakat kelautan dan perikanan di NTT, Menteri Edhy langsung bertolak ke Ambon, Maluku. Menteri Edhy dijadwalkan meninjau industri perikanan, serta berdialog dengan nelayan dan pembudidaya.

"Sehabis dari Ambon, bertolak lagi ke Maratua, Berau, Kalimantan Timur untuk meninjau program konservasi," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya