Berita

Suasana ritual usir Covid-19 di Desa Dringu Kabupaten Probolinggo/RMOLJatim

Nusantara

Diyakini Mampu Tangkal Wabah, Warga Desa Ini Gelar Ritual Usir Covid-19

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 18:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Cara mengatasi penyebaran virus corona baru (Covid-19) yang dilakukan warga Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berbeda dari biasanya.

Sejumlah warga Desa Dringu melakukan ritual usir Covid-19 dengan cara keliling dusun. Cara ini diyakini warga mampu menangkal segala penyakit baik itu wabah atau musibah lainnya.

Ritual yang dilakukan dengan tarian yang diperankan Topeng Naga itu merupakan perwujudan simbol kemarahan naga untuk mengusir wabah di bulan Suro dalam kalender Jawa. Sebab bulan Suro dikenal dengan bulan sakral oleh suku Jawa.


Pantauan di lapangan, suara pecut dan aroma dupa berseliweran di acara ritual yang digelar pada malam Jumat Legi ini.

"Ini sebagai salah satu cara suku Jawa untuk mengusir segala macam penyakit yang ada di Kabupaten Probolinggo dan umumnya negara Indonesia," jelas warga Desa Dringu, Samse, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (27/8).

Menurut Gus Sam, panggilan akrabnya, ritual yang dilakukan pada malam hari bertepatan dengan malam Jumat Legi ini diyakini tepat untuk mengangkat segala macam wabah yang saat ini sedang melanda.

"Kita bisa pasrah dan kita berusaha semaksimal mungkin untuk membuat rasa aman dan nyaman untuk warga," jelas Ketua RW 02 Desa Dringu ini.

Ritual usir Covid-19 ini pun menjadi perhatian warga sekitar. Namun demikian, warga yang memadati ritual tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan utamanya jaga jarak.

"Ya kita sambil berdoa bersama untuk memunajatkan kepada Sang Pencipta, agar penyebaran Covid-19 segera selesai, dan virus asal Wuhan China segera ditarik oleh Allah SWT," ungkap Maya, warga setempat.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya