Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Rep

Politik

Beri Arahan Calon Kepala Daerah, Megawati Soekarnoputri Minta Kader Tertib Administrasi

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 16:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan resmi mengumumkan empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur, dan 58 pasangan calon kepala daerah (Cakada) tingkat kabupaten/kota.

Pengumuman ini adalah gelombang ke IV setelah pengumuman pertama 19 Februari, kedua 17 Juli, dan ketiga 11 Agustus 2020 lalu.

Ketua DPP PDIP bidang Politik, Puan Maharani membacakan langsung nama-nama paslon yang akan maju dalam pilkada dan dilanjutkan pengarahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.


Dalam arahannya, Megawati meminta para pasangan calon kepala daerah tertib administrasi. Hal itu khususnya ketika mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat pada 4 hingga 6 September nanti.

"Saya ingin melihat, kita sebagai partai terbesar yang sedang memproses diri untuk menjadi sebagai partai pelopor, dalam keadministrasian itu juga diperlihatkan bahwa kita juga dapat dengan penuh disiplin dan dedikasi," kata Megawati dalam konferensi virtual, Jumat (28/8).

Menurutnya banyak ditemukan para calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah yang masih kurang dari dari sisi administrasinya, seperti curriculum vitae atau riwayat hidup calon.

Dia meminta agar struktur partai di daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mempersiapkan keperluan administrasi sesuai dengan aturan KPU.

"Maksudnya itu kan sebuah data pribadi, yang seharusnya itu selain diserahkan ke KPU, itu kan tetap akan masuk ke dalam tempat pendataan serta arsip partai," katanya.

Presiden ke-5 RI itu mengatakan, masih ada waktu bagi pengurus partai dan calon yang sudah direkomendasikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sempurna. Dia meminta para pasangan calon untuk segera mulai bekerja agar tidak ada yang tertinggal.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya