Berita

Tokoh nasional, DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: PT 0 Persen Langkah Penting Untuk Perbaiki Indonesia

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 09:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberadaan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden dalam pilpres dinilai menjadi penyebab kualitas demokrasi Indonesia buruk.

Atas alasan itu, banyak pihak yang mendesak agar PT pada Pilpres 2024 nanti ditiadakan atau 0 persen. Tujuannya agar semua tokoh berkualitas bisa ikut bersaing.

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli setuju agar PT ditiadakan. Baginya, penghapusan itu merupakan langkah awal dari memperbaiki Indonesia.


“Ini langkah penting untuk perbaiki Indonesia,” ujarnya menanggapi kicauan dari akun @Inisifani dalam Twitter pribadinya, Jumat (28/8).

Akun @Inisifani mengurai bahwa salah satu cara paling efektif menyelamatkan bangsa ini dari cengkeraman oligarki adalah dengan PT 0 persen.

“Ya memang nggak selamat-selamat banget. Tapi nggak separah saat ini jugak,” tuturnya.

Dia lantas mengurai kondisi di Pilpres 2019 lalu, di mana kohesi sosial hancur dan ratusan nyawa meninggal dalam pilpres,

Menurutnya, kala itu demokrasi tengah dibajak oleh kelompok elite dengan PT 20 persen. Rakyat hanya dihadapkan pada dua pilihan calon presiden.

“Sialnya lagi usai Pilpres yg kalah gabung pemenang meninggalkan partai lemah. Mau ulangi lagi seperti ini?” tanyanya menekankan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya