Berita

Bakal cawalkot yang diusung PDIP, Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Tak Masuk Daftar Peserta Terbaik Bukti Gibran Diusung PDIP Karena Pengaruh Jokowi

KAMIS, 27 AGUSTUS 2020 | 06:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam daftar peserta sekolah partai gelombang pertama bagi para calon kepala daerah  oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah dilaksanakan.

Hasil sekolah politik PDIP itu telah menelorkan 3 peserta terbaik. Namun demikian tidak ada nama putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Merespons hasil itu, pengamat politik Andi Yusran membuktikan bahwa Gibran mendapatkan kursi bakal calon walikota PDIP karena pengaruh kekuasaan.


Dalam hal ini Presdien Joko Widodo yang merupakan ayah kandungnya.

Kata Andi Yusran, sebagai politisi baru memiliki jam terbang minim di dunia politik praktis.

"Gibran masih memiliki jam terbang minim di politik praktis, ini juga bisa mengindikasikan jika masuknya Gibran sebagai kandidat walikota Solo ada pengaruh kekuasaan yang ikut bermain disana," demikian kata Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/8).

Lebih lanjut Andi kemudian mengurai tentang faktor lahirnya pemimpin. Pertama adalah faktor proses, seorang pemimpin yang lahir dari sebuah perjalanan panjang, baik belajar secara formal maupun non fromal.

Faktor yang kedua adalah pemimpin yang lahir dari mekanisme singkat dan instan. Menurut, Doktor Politik Universitas Padjajaran ini, tipe pemimpin instan biasanya cenderung berwajah dinasti.  

Salah satu dampaknya, kata Andi, tipe pemimpin instand kurang cakap dalam menangkap isu dan kebijakan politik yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

"Model pemimpin tipe kedua ini biasanya ‘berwajah’ dinasti, ada faktor kekuasaan yang bermain untuk meletakan seseorang dijabatan-jabatan politik. Umumnya tidak cukup adaptif dan akomodatif dalam merespons isu dan kebijakan politik," urai Andi.

Diketahui peserta terbaik gelombang pertama cakada PDIP diantanya, Anna Morinda, calon Walikota Metro Lampung. Nomor dua, Herybertus Geradus Laju Nabit calon Bupati Manggarai NTT, ketiga Hendrar Prihadi alias Hendi Walikota Semarang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya