Berita

Baliho iklan Giring Nidji calon presiden 2024 dari PSI/Net

Politik

Pengamat: Giring Nidji Nyapres Hanya Jualan PSI Supaya Diberitakan

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 13:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Apabila masyarakat sudah menjadi pemilih yang cerdas, sedianya tidak lagi terjebak dengan gimmick-gimmick politik para politisi.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin terkait rencana pencalonan presiden Plt Ketua Umum PSI Giring Mahesa atau Giring Nidji di 2024.

Sebab menurutnya, pencapresan Giring Nidji itu dinilai hanya jualan politik PSI.


"Jika masyarakatnya sudah menjadi pemilih yang cerdas, maka iklan PSI itu sesungguhnya hanya jualan dan guyonan politik. Jadi pemilih yang cerdas tahu dan tak akan memilih PSI. Karena dianggap "mengelabui" masyarakat," kata Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Rabu (26/8).

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, rencana pencapresan Giring di Pilpres 2024 itu diyakini sedikit banyaknya memiliki dampak elektoral karena PSI kembali diperbincangkan masyarakat.

"Soal Giring cepres 2024 itu sih jualan. Tak sungguhan. Itu juga bisa saja hanya gimmick politik PSI saja agar dapat pemberitaan luas," tuturnya.

"Karena PSI tahu, soal pencapresan akan menyedot pemberitaan yang banyak. Soal pertanggung jawaban politik mereka abaikan. Dan soal resiko mereka sepertinya tak mau ambil pusing," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya