Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu/Net

Politik

Sindir Ahok, Said Didu: Kalau Tidak Bisa Perbaiki BUMN, Minimal Janganlah Dirusak

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 09:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Catatan kerugian PT Pertamina yang mencapai Rp 11,28 triliun di semester I 2020 terus menjadi buah bibir.

Catatan ini mengejutkan lantaran padahal pada periode yang sama di tahun lalu keuntungan besar masih diraih perusahaan BUMN tersebut.

Perbincangan publik semakin ramai lantaran Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama pernah sesumbar bahwa perusahaan plat merah yang diawasinya bisa tetap untuk sekalipun tanpa melihat alias merem.


Beragam polemik kemudian mendapat tanggapan dari aktivis M. Said Didu, yang dulu pernah menjabat sebagai sekretaris Kementerian BUMN.

Dia hanya menyampaikan satu pesan singkat kepada para pejabat yang ada di BUMN, termasuk Ahok.

“Jika tidak bisa memperbaiki BUMN, minimal janganlah dirusak. Itu saja,” begitu pesan singkatnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Rabu (26/8).

Kerugian Pertamina di semester I 2020 ini terjadi karena total penjualan dan pendapatan usaha lainnya anjlok 24,7 persen dari 25,54 miliar dolar AS menjadi 20,48 miliar dolar AS.

Selain merugi Rp 11 triliun, Pertamina di bawah pengawasan Ahok juga terlempar dari daftar Fortune 500.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya