Berita

Deklarasi Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi/Net

Politik

Sindir KAMI Mahasiswa, Deklarator: Rezim Kalang Kabut, Responnya Gaya Ormas Cupu

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 08:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) benar-benar mendapat respon yang beragam. Tidak jarang respon yang diberikan adalah untuk mencounter bersatunya Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo dan ratusan tokoh deklarator.

Belum rampung KAMI dideklarasikan pada 18 Agustus lalu di Tugu Proklamasi, aksi tandingan dengan nama serupa muncul. Namanya Kesatuan Aksi Milenial Indonesia (KAMI). Puluhan mereka berorasi di antara ribuan simpatisan KAMI yang tengah menyaksikan deklarasi.

Belum juga sepekan, KAMI kedatangan KITA (Kerapatan Indonesia Tanah Air) yang dideklarasikan para relawan Presiden Joko Widodo di Gedung Joang pada 20 Agustus 2020.


Kemarin, Selasa (25/8), giliran kelompok mahasiswa ikut merespon KAMI. Mereka mendeklarasikan gerakan yang namanya juga KAMI, yaitu kepanjangan dari Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI).

Mereka mendeklarasikan diri juga di Tugu Proklamasi. Lambangnya pun mirip KAMI karena ada gambar tangan kiri menggenggam bendera merah putih.

Sementara tujuan mereka tegas yaitu hadir untuk mendukung pemerintah.

Baca: Di Tugu Proklamasi, KAMI Mahasiswa Kutuk Keras Kelompok Pemecah Belah Bangsa

Salah satu deklarator KAMI, Gde Siriana tergelitik dengan aksi para mahasiswa yang seolah menantang Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo cs itu. Apalagi, hanya segelintir mahasiswa yang datang mendeklarasikan KAMI.
 
“Nama KAMI dan logonya dibajak. Tempat deklarasi pun disama-samain. Tapi yang hadir segelintir mahasiswa,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (26/8).

Gde Siriana pun menarik kesimpulan atas fenomena respon berlebihan atas kehadiran KAMI tersebut. Menurutnya, respon itu menjadi pertanda rezim kalang kabut dengan kehadiran KAMI. Sedangkan respon yang dilakukan kurang berkualitas.

“Responnya gaya ormas cupu,” tegasnya.

Adapun ratusan mahasiswa yang menamakan diri dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) menyatakan dukungannya terhadap pemerintah di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (25/8).

KAMI menegaskan siap mengawal kebijakan pemerintah terhadap pihak-pihak yang hendak menjegal. Inisiator KAMI, Khusnul Jamil bahkan mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal seluruh kebijakan pemerintah.

Apalagi, gotong royong antar elemen bangsa di tengah pandemik Covid-19 merupakan hal yang penting untuk memulihkan kondisi bangsa

“KAMI juga mengutuk keras kepada kelompok yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” begitu kata Khusnul Jamil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya