Berita

Wakil Jaksa Agung RI, Setia Untung Arimuladi/Net

Politik

Jawab Antasari, Wakil Jaksa Agung: Rp 546 Miliar Sitaan Kasus Bank Bali Sudah Dieksekusi

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 13:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Teka-teki soal uang Rp 546 miliar hasil sitaan yang dipertanyakan Antasari Azhar dalam tindak pidana korupsi hak tagih Bank Bali yang dilakukan Djoko Tjandra dijawab langsung oleh Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.

Ia menjelaskan, sebelumnya uang tersebut memang disimpan di account Bank Permata sebagai barang bukti hasil tindak pidana korupsi hak tagih Bank Bali pada 1999. Ketika itu, Setia Untung menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya akui saat itu, saya Setia Untung selaku Kepala Kejari Jakarta Selatan telah melaksanakan eksekusi sebagaimana tugas Jaksa selaku eksekutor untuk melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” kata Untung di Badiklat Kejagung, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (25/8).


Setia Untung mengaku memiliki bukti-bukti pengeksekusian uang tersebut yang disetor ke kas negara berupa surat perintah yang ia keluarkan dan terdapat berita acara eksekusi terhadap Bank Permata.

“Pelaksanaan eksekusi Senin tanggal 29 Juni 2009 jam 19.00 WIB, ada bukti setor yang telah disetorkan ke kas negara. Perlu saya sampaikan, silakan saudara-saudara mengecek ke Kementerian Keuangan apakah saya selaku kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan bohong melaksanakan eksekusi. Silakan cek ke Dirjen Perbendaharaan Negara,” tantang Setia Untung.

Sebelumnya, mantan Jaksa Agung Antasasi Azhar mempertanyakan uang sitaan kasus korupsi hak tagih Bank Bali yang dilakukan Djoko Tjandra. Menurut dia, keberadaan uang itu kini tidak jelas.

“Kepada semua pihak yang peduli pada kasus ini dan pemberantasan korupsi di saat ini dan masa depan, saya secara pribadi mempertanyakan itu. Apakah itu sudah dieksekusi atau belum?” kata Antasari yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KPK, Jumat (21/8).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya