Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/RMOLJabar

Nusantara

Jadi Relawan Vaksin Corona, Ridwan Kamil Ingin Tepis Keraguan Masyarakat

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 02:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, keterlibatan dirinya sebagai relawan vaksin virus corona baru (Covid-19) diharapkan bisa menjawab keraguan di hati masyarakat.

Menurut Emil -sapaan akrabnya- banyak spekulasi di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa rakyat dikorbankan menjadi kelinci percobaan dalam menyiapkan vaksin.

“Justru kalau begini agak reda, saya menjadi saksi kalau berhasil, kalau gagal seperti apa. Maka yang memberi testimoni ketua gugus tugas langsung yang bisa memahami per-Covid-an dari A sampai Z termasuk vaksin karena secara pribadi terlibat,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Senin (24/8) seperti dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Diakui Emil, menjadi relawan vaksin Covid-19 merupakan keputusan pribadinya. Kendati demikian, dirinya tak bisa memaksa para pejabat lain untuk terlibat.

“Urusan kesehatan ini kan pilihan. Tidak ada tupoksinya namanya juga relawan, relawan itu keikhlasan. Maka saya gak bisa mengirimkan surat atau imbauan dan memang pilihannya kepala daerah yang mendekati laboratoriumnya. Maka pilihannya hanya kepala daerah yang di Bandung Raya,” katanya.

Selain itu, dirinya pun mengaku tengah mempersiapkan kondisi fisik agar tetap bugar dalam menjalani rangkaian uji klinis vaksin Covid-19 buatan Sinovac pada Selasa (25/8) besok.

“Seminggu terakhir mencoba memaksimalkan kebugaran. Olahraga, makan juga diatur tidak asal-asalan, batin ibadah juga ditingkatkan sambil baca-baca tentang informasi kalau ada apa-apa. Tapi intinya optimis, yang rada was-was ibu Cinta,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya