Berita

Kapolda Metro jaya, Irjen Nana Sudjana saat ungkap pelaku pembunuhan bos pelayaran/RMOL

Presisi

Sakit Hati Disebut Tak Laku, Alasan Di Balik Karyawati Bunuh Bosnya Sendiri

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 01:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Terungkap bahwa kasus penembakan bos PT Dwiputra Tirta Jaya berinisial S, 51 diotaki oleh NL, yang berstatus sebagai pegawai bagian keuangan di perusahaan milik korban.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, pelaku sudah bekerja dengan korban sejak 2012. Motif pembunuhan sendiri karena korban merasa sakit hati sering dimarahin oleh pelaku. Sehingga timbul kemarahan dari pelaku kepada korban.

"Kedua ada beberapa pernyataan dari korban yang dianggap melecehkan selama ini. Sering diajak untuk melakukan bersetubuh. Ada pernyataan yang mengatakan perempuan tidak laku," kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (24/8).


Selain itu, NL juga takut dilaporkan ke polisi oleh bosnya. Sebab pelaku diduga telah menggelapkan uang pajak perusahaan. Akibatnya perusahaan beberapa kali mendapat teguran dari kantor pajak Jakarta Utara.

"Hal ini sempat dari pihak korban menyampaikan bahwa tersangka akan dilaporkan ke polisi. Inilah kekhawatiran yang bersangkutan," jelas Nana

Atas dasar itu, NL memutuskan merencanakan pembunuhan kepada S.

Dia kemudian meminta bantuan kepada orang-orang terdekatnya untuk merealisasikan rencananya. Total ada 12 tersangka yang diamankan dalam kasus ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya