Berita

Utusan Istana dari Deputi IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menemui para petani dari Desa Simalingkar Sei Mencirim/Istimewa

Politik

Ditemui Utusan Istana, Petani Simalingkar Dan Sei Mencirim Diberi Janji

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 18:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ratusan petani dari Desa Simalingkar Sei Mencirim yang masih bertahan di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (24/8) mulai diberi angin segar.

Dewan Pembina yang juga Koordinator Aksi Gerbang Tani, Aris Wiyono mengatakan, mereka didatangi empat orang utusan Istana dari Deputi IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik, Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Setelah berdiskusi dengan para petani, pihak istana berjanji akan memenuhi tuntutan mereka dan meminta waktu selama dua hari.


"Bang Joko, Bang Otok, dan Mbak Dewi Deputi IV KSP keluar temuin masa. Dijanjikan 2 hari diselesaikan," kata Aris Wiyono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/8).

Para petani ini yang menggelar aksi berasal dari Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) tergabung dalam Gerbang Tani. Mereka memperjuangkan hak atas tanahnya yang dirampas oleh perusahaan plat merah PTPN II di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Mereka juga sempat mendirikan tenda di depan Istana Negara sebelum akhirnya dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Upaya penyelesaian konflik agraria sejak puluhan tahun lalu diperjuangkan itu tidak pernah membuahkan hasil, mulai tingkat kabupaten hingga provinsi. Puncaknya, hari ini mereka berharap kepada Kepala Negara.

Konflik antara petani dua desa dengan PTPN II ini terjadi di atas tanah seluas 1.704 hektare dengan rincian 854 hektare terjadi di Desa Simalingkar dan 850 hektare di Desa Simencirim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya