Berita

Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Tohir/Net

Politik

Fokus Tangani Covid-19, Pemerintah Dan DPR Tak Perlu Terganggu Opini ‘Meriah’

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 23:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan data bahwa sebelum Covid-19 masyarakat yang memiliki komitmen mendukung demokrasi sebagai bentuk pemerintah terbaik merosot ke angka 56persen sebelumnya 82 persen di awal Juni 2020.

Kemudian meningkat kembali ke angka 71 persen pada tanggal 12-15 Agustus 2020 ini.

Politisi Partai Golkar Meutya Hafid menyampaikan bahwa angka 71 persen tersebut dianggapnya cukup baik dibandingkan sebelumnya di angka 56persen.


“Kami dari wakil rakyat melihatnya bahwa angka ini adalah angka yang cukup baik, dan kemudian tidak terlalu ada yang dikhawatirkan berbeda dengan halnya gejala-gejala atau opini-opini, ini data gejala-gejala dari masyarakat,”kata Meutya dalam acara virtual SMRC, Minggu (23/8).

“Hari ini kita lihat opini yang dicoba oleh sebagian kelompok dimunculkan bahwa pelaksanaan demokrasi di Indonesia tercoreng, pelaksanaan UUD45 juga pertlu ditegakkan kembali,” imbuhnya.

Dengan adanya survei ini, kata Meutya, harusnya menjadi pecutan bagi pemerintah dam DPR agar bekerja lebih fokus dan cekatan dalam menangkap masalah serta tidak terlalu memusingkan opini masyarakat.

“Kalau kita lihat di survei ini berarti harusnya pemerintah dan DPR  bisa on the track seperti yang dilakukan saat ini dan tidak perlu terganggu dengan opini-opini yang memeriahkan, tidak apa itu bagian dari demokrasi tapi berbeda dengan apa yang dirasakan masyarakat saat ini,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya