Berita

Warga Teluk Naga membeberkan perubahan kepemilikan lahan tanpa sepengetahuan mereka/RMOLBanten

Nusantara

BPN Kabupaten Tangerang Diduga Ubah NIB Tanah, Warga Teluk Naga Bakal Surati Jokowi

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 04:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang diduga telah melakukan perubahan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) tanah milik warga Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Salah satu warga Desa Babakan Asem, Heri Hermawan, mengaku keluarga besarnya memiliki beberapa bidang tanah. Namun kini telah berubah kepemilikan menjadi nama orang lain.

Saat ia beserta beberapa keluarganya ingin menjual tanahnya, sambung Heri, si penjual ingin mengecek keaslian surat tanah yang ia beserta keluarga miliki.


"Saya tahu kalau NIB tanah dan beberapa keluarga saya sudah berganti nama di BPN itu dari orang yang tadinya mau membeli tanah saya. Kata dia kalau tanah yang kami maksud di BPN tercatat bukan atas nama saya, dan keluarga," terang Heri saat diskusi publik di Teluk Naga, Sabtu, (22/8).

Tentu saja Heri sangat kesal. Pasalnya, perubahan NIB tersebut tanpa adanya jual beli oleh pihaknya. Tanpa dasar yang jelas pula seketika NIB tanahnya kini sudah berubah nama kepemilikannya. Padahal ia mengakui bahwa ia beserta keluarga memiliki surat girik dan akta waris yang sah.

"Saya sudah bertemu pihak BPN, dengan Pak Andika, tapi sampai saat ini belum ada jawaban yang memuaskan. Saya masih menunggu berita acara dari BPN," terang Heri, dilansir Kantor Berita RMOLBanten.

Untuk mendapatkan kejelasan terkait masalah ini, pihaknya akan melaporkan ke Bupati, DPRD, hingga Gubernur Banten.

"Bahkan saya akan membuat surat terbuka untuk pemerintah pusat yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dalam membela hak-hak kami untuk meminta keadilan terkait tanah milik kami yang sudah berubah nama NIB-nya menjadi milik orang lain," tegas Heri.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Tangerang asal Teluknaga, Jayusman mengungkapkan, dirinya baru mengetahui adanya penyerobotan lahan milik warga, yang sudah berubah nama kepemilikan di BPN.

Untuk membuktikan kebenaran tersebut, sambung anggota Komisi IV ini, DPRD harus duduk bareng dengan BPN dan instansi terkait lainnya. Untuk itu, warga yang merasa dirugikan akibat perubahan peta bidang dan NIB yang tidak sesuai aturan ini agar segera membuat surat untuk melakukan hearing dengan DPRD.

"Saya bersama anggota komisi lainnya akan melakukan hearing dengan warga. Di situ bisa kita undang BPN dan institusi terkait lainnya," tandas Jayusman.

Saat Kantor Berita RMOLBanten mencoba mengklarifikasi soal perubahan NIB ini, belum mendapat respons dari pihak BPN.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya