Berita

Nadiem Makarim/Net

Politik

Nadiem Makarim Harus Diberi Tempat Yang Pas, Bukan Mendikbud!

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 10:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kalau benar ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, harus masuk dalam daftar yang dirotasi.

Demikian disampaikan analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (22/8).

"Menteri yang memiliki potensi kenak reshuffle adalah Mendikbud (Nadiem Makarim)," ujar Iwel Sastra.


Alasannya sederhana, Nadiem Makarim tidak cocok di Kemendikbud.

Sebagai generasi muda yang memiliki prestasi yang luar biasa di bidang bisnis digital, harusnya pendiri GoJek itu ditempatkan pada bidang tersebut.

"Sebaiknya Presiden Jokowi memang memberikan tempat yang lebih pas untuk Nadiem berkiprah," demikian Iwel Sastra.

Iwel Sastra sebelumnya menyebutkan, isu reshuffle kabinet selalu menarik untuk dicermati. Namun, publik tidak pernah tahu apakah ini hanya akan terus menjadi isu atau memang berakhir dengan adanya reshuffle.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya