Berita

Warga berkerumun di lokais penemuan jasad satu keluarga di Sukoharjo, Jumat malam (21/8)/RMOLJateng

Hukum

Diduga Korban Pembunuhan, Satu Keluarga Di Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 05:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kejadian tragis terjadi di Slembem RT 01 RW 5 Desa Duwet Baki, Sukoharjo,Jawa Tengah. Satu keluarga ayah, ibu dan dua anaknya, warga ditemukan meninggal dunia.

Diduga empat orang korban yakni Sur, Han, Ra dan DI adalah korban pembunuhan.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJateng, korban ditemukan sudah dalam keadaan membusuk, warga memperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak tiga hari sebelumnya.


Pasalnya, sejak Rabu rumah korban terlihat kosong dan tertutup. Sampai warga curiga karena muncul bau tidak sedap dari dalam rumah korban.

"Malam tadi saya dilapori warga ada warga yang meninggal, Ayah ibu dan dua anaknya. Mereka ditemukan sudah membusuk mengeluarkan bau. Lalu saya lapor polisi," kata Suparno, kepala Desa Duwet Baki, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jateng, Jumat malam (21/8.

Suparno mengaku tidak mengetahui penyebab kematian mereka. Hanya saja ia melihat ada bercak darah di dekat korban yang diduga kasus pembunuhan.

"Empat korban lokasinya berpencar semua, saya lihat dua di pintu dan dekat tempat tidur. Yang dua tidak tahu saya tidak masuk kedalam lagi," imbuhnya.

Jumat (21/8) sekitar pukul 21.00 WIB, petugas Polres Sukoharjo tiba di TKP dan melakukan evakuasi.

Menurut informasi, korban merupakan pengusaha rental mobil. Keseharian banyak tamu keluar masuk rumah korban.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Sukoharjo belum bisa dikonfirmasi karena proses evakuasi masih berlangsung.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya