Berita

Bupati Paniai Meki Nawipa/RMOL

Nusantara

Bupati Meki Nawipa: Pemerintah Dukung Peningkatan Konektivitas Darat dan Udara di Paniai

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 10:08 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah berkomitmen menggerakkan perekonomian, meningkatkan pelayanan publik, dan menurunkan tingkat kemahalan di Kabupaten Paniai dan sisi barat wilayah Pegunungan Tengah, Papua.

Komitmen itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika menerima audiensi Bupati Paniai Meki Nawipa yang digelar secara virtual, Rabu (19/8). Dalam kesempatan audiensi itu, Menhub didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Udara dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Dalam arahannya, Menteri Perhubungan mengapresiasi terobosan Bupati Paniai dalam mengembangkan berbagai sektor ekonomi strategis seperti pariwisata Danau Paniai, perkebunan kopi, pertanian holtikultura. Juga untuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya seperti noken khas Paniai.


Dalam kesempatan itu, Bupati Paniai Meki Nawipa, mengatakan bahwa secara eksternal, Paniai berperan sebagai hub atau penghubung bagi kabupaten-kabupaten lain di sekitar Paniai di sisi barat dan sisi utara wilayah Pegunungan Tengah ke kawasan Teluk Cenderawasih serta ke sisi timur kawasan Pegunungan Tengah.

Sedangkan dari sisi internal, sambungnya, penting untuk meningkatkan konektivitas dari Enarotali ke distrik dan kampung yang tersebar di Paniai, baik dengan akses darat dan akses udara.

“Danau Paniai adalah satu salah danau terindah di dunia, sesuai hasil Konferensi Danau se-Dunia pada 2007 lalu. Hal ini sebagai potensi wisata danau yang berada di ketinggian lebih dari 1.500 dpl. Paniai membutuhkan dermaga di Danau Paniai, airboat, speedboat dan fery wisata. Demikian pula, Paniai membutuhkan sarana dan prasarana perhubungan darat, baik peningkatan terminal tipe C ke tipe B, dan penyediaan bis untuk akses internal Paniai dan lintas kabupaten sekitar,” urai Bupati Meki Nawipa.

Di sisi lain, Bupati Meki Nawipa yang juga seorang pilot profesional menambahkan, Kabupaten Paniai membutuhkan peningkatan di sektor perhubungan udara.

Setidaknya, Paniai membutuhkan beberapa hal, seperti penambahkan frekuensi penerbangan rute Nabire-Enarotali, Timika-Enarotali, dan Jayapura-Enarotali. Landasan pacu atau runway Bandar Udara Enarotali perlu diperpanjang dari 900 meter menjadi 1.600 meter dengan demikian pesawat jenis ATR-72 dapat mendarat di Enarotali.

“Kami dari Pemda Paniai siap untuk (menyediakan) lahan bagi runway dan terminal. Dan ketiga, Paniai membutuhkan peningkatan lapangan terbang di enam titik yang melayani masyarakat Paniai di pelosok pedalaman, termasuk kebijakan subsidi udara,” tegas Bupati Meki Nawipa.

Merespon usulan Bupati Meki Nawipa, Menteri Perhubungan Budi Karya, memberikan apresiasi yang besar atas inisiasi Bupati Paniai yang mendorong pengembangan ekonomi rakyat, dan pembukaan isolasi wilayah melalui akses udara dan darat.

Pada prinsipnya, Kementerian Perhubungan mendukung perpanjangan landasan pacu atau runway Bandar Udara Enarotali dan pembangunan dermaga danau, serta penyediaan bis air di tahun 2021. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, Menteri Perhubungan Budi Karya akan mengirimkan tim survei ke Enarotali untuk memastikan bantuan ke Paniai di tahun 2020 dan di tahun 2021.

Tim survei ini dipimpin Direktur Jenderal Perhubungan Udara dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Menteri Perhubungan dan Bupati Paniai, sepakat untuk mengoptimalkan kebijakan Tol Udara atau Jembatan Udara guna mempercepat pembangunan dan pelayanan dasar di wilayah Pegunungan Tengah, Papua.

Hal ini sejalan dengan visi besar Presiden Joko Widodo, Indonesia-sentris, melalui percepatan pembangunan Tanah Papua.

“Pemerintah perlu merumuskan dan menetapkan afirmative policy dalam sektor perhubungan udara guna membuka pelayanan udara di wilayah pedalaman yang terpencil di Pegunungan Tengah, Papua, “demikian dikataan Bupati Meki Nawipa.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya