Berita

Ekonom senior Indef, Faisal Basri/Repro

Politik

Faisal Basri: KAMI Hadir Karena Parpol Gagal Dan Punya Dunianya Sendiri

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 17:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kegagalan partai politik di parlemen menjadi salah satu jawaban mutlak dari menguatnya gerakan masyarakat sipil di tanah air.

Terutama yang belakangan santer adalah Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang baru-baru ini deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/8) kemarin.

Begitu kata ekonom senior Indef, Faisal Basri saat mengisi diskusi yang digelar LP3ES bertajuk 'Pemilu dan Pilkada: Elit Recruitment dan Rasionalisasi Kepemimpinan Profesional di Daerah' Rabu (19/8).


"Parpol gagal menadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat. Sehingga memunculkan kelompok-kelompok politik diluar partai karena aspirasinya tidak tertampung di partai yang ada. Makanya kemaren deklarasi KAMI itu," ujar Faisal Basri.

Menurut dia, tidak heran apabila gerakan masyarakat sipil dan juga gelombang demonstrasi buruh hingga mahasiswa beberapa waktu terakhir terus mengalami eskalasi. Ini lantaran tidak diakomodirnya aspirasi rakyat oleh partai politik di parlemen.

"Karena masyarakat tidak terakomodasi oleh partai-partai itu," kata dia.

"Partai punya dunianya sendiri. Partai mengatakan, kan waktu Pemilu, Pilkada Pilpres kan sudah saya bayar kalian, kalian diam, dia bilang ke pemilihannya begitu. Transaksional, sekarang giliran saya bayar utang karena dulu waktu Pilkada atau Pemilu saya berhutang kepada bandar-bandar," demikian Faisal Basri.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya