Berita

Dutabesar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun saat menghadiri Deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Selasa (18/8)/Ist

Politik

Dubes Palestina Mengira Deklarasi KAMI Acara Peringatan Hari Kemerdekaan

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 12:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kehadiran Dutabesar Palestina untuk Indonesia Zuhair al Shun dalam acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) hari Selasa kemarin (18/8) menyita perhatian publik.

Sebab, seorang diplomat asing seharusnya bersikap netral dalam urusan politik di negara yang didatangi. Sementara deklarasi dan pembacaan maklumat KAMI bertujuan untuk mengkritik kinerja pemerintah Indonesia, yang notabene selama ini memberikan dukungan tidak kecil untuk Palestina.

Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia pun memberikan klarifikasi atas kehadiran Zuhair al Shun dalam acara KAMI.


Melalui sebuah pernyataan klarifikasi, Kedubes Palestina menjelaskan bahwa partisipasi Dubes Palestina dalam acara itu didasarkan pada pemahaman bahwa acara tersebut adalah acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan bukan kegiatan lain.

“Kehadiran kami di acara tersebut hanya berlangsung selama lima menit, ketika menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang itu adalah sesuatu yang sakral bagi seluruh rakyat Indonesia,” tulis pernyataan klarifikasi itu, Rabu (19/8).

Palestina, sambung pernyataan itu, sangat mengapresiasi dukungan dan bantuan yang diterima dari Presiden Joko Widodo dan pemerintah Indonesia yang dipimpinnya, juga dari seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya berharap semua orang mengerti bahwa kami bukan bagian dari dan tidak akan menjadi bagian dari kegiatan politik di Indonesia,” demikian isi pernyataan itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya