Berita

Ilustrasi ekonom senior Rizal Ramli/RMOL

Politik

Ketidakadilan Hukum Jadi Sorotan KAMI, Rizal Ramli: Harus Direfleksi Ulang!

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 21:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Beragam aspek permasalahan bangsa disoroti Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dideklarasikan, Selasa (18/8) hari ini. Salah satu yang penting yakni persoalan hukum di Indonesia.

"Penyimpangan terjadi di dalam berbagai aspek kehidupan bernegara. Soal ekonomi tentu, (kemudian) sosial dan hukum. Hukum itu enggak adil," kata ekonom senior Rizal Ramli dalam wawancara di salah satu stasiun TV swasta, Selasa (18/8).

Menurut RR, sapaan Rizal Ramli, saat ini hukum terlihat tebang pilih, di mana pelanggar hukum yang dekat dengan penguasa bisa dengan muda terbebas dari hukuman.


"Padahal hukum itu harus adil. Kalau ada yang melakukan kejahatan hoaks atau apa, enggak usah ditanya agamanya, tidak usah ditanya sukunya, tidak usah ditanya bapaknya, ya tangkap dan adili," kritiknya.

"Tapi kan selama ini kalau sifatnya kritis terhadap pemerintah, atau dari kalangan Islam pasti ditangkapin. Sementara dari yang lain (dekat penguasa) mau ngaco seperti apapun, faktanya bohong, isinya hoaks dan memecah belah bangsa, lolos begitu saja ya," sambungnya.

Oleh karenanya, ia menilai saat ini sudah waktunya bangsa Indonesia melakukan refleksi ulang untuk merumuskan kembali kebijakan serta hukum yang sudah menyimpang.

"Harus direfleksi ulang mana penyimpangan-penyimpangan yang bertentangan dengan tujuan berbangsa kita dan apa yang harus kita koreksi," demikian Rizal Ramli.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya