Berita

Filsuf dari Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung/Net

Politik

Arief Poyuono: Dari KAMI Yang Layak Jadi Menteri Cuma Satu, Rocky Gerung!

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 15:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo harus membongkar mesin agar pemerintah bisa mengakselerasi laju di tengah pandemik Covid-19. Sedikitnya ada 17 nama yang harus dirombak oleh mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Begitu kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyouno dalam acara FrontPAGE Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk “Jokowi Harus Ganti Mesin?” yang digelar virtual oleh RMOL TV, Selasa (18/8).

Bertepatan dengan deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), pembawa acara yang juga Pemimpin Redaksi Kantor Berita Politik RMOL.ID, Ruslan Tambak sempat menyinggung, adakah dari inisiator KAMI yang layak masuk untuk menggantikan 17 menteri tersebut.


“Ada, satu,” jawab Arief Poyuono dengan sigap.

Satu nama yang disebut Arief Poyouno di luar dugaan. Bukan Gatot Nurmantyo atau Din Syamsuddin, tapi Rocky Gerung.

Tegas Arif menyebut bahwa filsuf dari Universitas Indonesia itu bisa menempati posisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang kini diduduki Nadiem Makarim

“Rocky Gerung bisa jadi menteri pendidikan,” ujarnya.

Ada sejumlah alasan yang melatari Arief Poyuono menyebut nama Rocky Gerung. Pertama, karena Rocky Gerung belum pernah menjabat sebagai seorang pejabat.

Sementara inisiator lain hampir semuanya sudah pernah di pemerintahan dan tidak punya prestasi yang bisa dibanggakan.

“Kalau yang lain kan sudah pernah jabat. Refly Harun pernah jadi komisaris, Said Didu Sesmen BUMN, tapi kan nggak ada prestasi,” sambungnya.

Kedua, Arief Poyuono yakin Rocky Gerung yang berlatar belakang seorang filsuf tertantang untuk menyiapkan pendidikan di saat Covid-19.

Menurutnya, sebagai seorang filsuf, Rocky Gerung memiliki banyak ide-ide out of the box. Seorang filsuf juga bisa tenang dalam melihat masalah dan bisa membuat jalan keluar dari masalah itu dengan baik.

“Jadi Jokowi perlu Rocky Gerung yang out of the box, yang bisa bantu beliau. Kalau yang lainnya keukur lah,” demikian Arief Poyuono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya