Berita

Polisi di Inggris membubarkan pesta pernikahan yang dihadiri oleh lebih dari 100 tamu/Net

Dunia

Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 01:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi di wilayah Blackburn, Inggris membubarkan resepsi pernikahan yang digelar tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Pesta pernikahan tersebut dihadiri oleh lebih dari 100 orang tamu sehinga berpotensi memicu orang untuk berkerumun di satu tempat. Hal itu melanggar protokol kesehatan dan pembatasan yang dibuat oleh Inggris untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Dalam unggahan di Facebook, polisi Blackburn dan Darwen mengatakan petugas segera mendatangi pesta pernikahan itu setelah mendapatkan laporan dan memberikan penegasan pada pihak penyelenggara dan juga tamu yang hadir. Pesta itu pun dibubarkan tanpa ada insiden berarti.


"Ini jelas melanggar batasan lokal dan nasional yang membuat semua orang yang hadir dalam bahaya," begitu bunyi unggahan pihak kepolisian Blackburn, seperti dimuat Daily Mail (Senin, 17/8).

Mereka menyebut bahwa insiden itu sangat mengecewakan dan meminta publik untuk terus bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menjaga agar semua orang aman dari penularan Covid-19.

Sebagai efek jera, pihak kepolisian pun mendenda pihak penyelenggara karena telah menyalahi aturan.

Blackburn diketahui memiliki undang-undang penguncian lokal untuk mengekang peningkatan pesat kasus virus corona. Salah satu aturan yang dibuat adalah mencegah orang mengunjungi rumah tangga lain di rumah atau taman pribadi mereka.

Selain itu, resepsi pernikahan skala besar juga dilarang dan upacara pernikahan hanya diizinkan dengan maksimal 30 tamu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya