Berita

Foto yang diunggah Perdana Menteri Australia Scott Morrison saat dirinya bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo dalam sebuah kesempatan/Repro

Dunia

Negeri Kanguru Yakin, Indonesia Bisa Pulih Dari Pandemik

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 15:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Negara tetangga, Australia ikut menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke-75 (Senin, 17/8).

Perdana Menteri Australia Scott Morrison melalui akun Twitternya, @ScottMorrison, mengunggah foto dirinya saat bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo dalam sebuah kesempatan.

"Selamat kepada Joko Widodo dan warga Indonesia ata 75 tahun kemerdekaan," tulisnya


Sementara itu, Dutabesar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan melalui akun Twitternya @DubesAustralia, mengunggah pernyataan resmi Morrison di HUT RI Ke-75.

"Sebagai teman dekat dan tetangga, Australia menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada Pemerintah dan masyarakat Indonesia saat Anda merayakan hari kemerdekaan yang ke-75," kata Morrison dalam pernyataannya.

Dia menyebut bahwa perayaan ini adalah tonggak sejarah perjuangan panjang rakyat Indonesia untuk kemerdekaan, yang dengan bangga Australia dukung secara aktif.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa hubungan persahabatan kedua negara ditopang dengan kunjungan terbaru Jokowi ke Australia pada Februari tahun ini serta pidatonya di Parlemen Australia.

"Tahun ini, menandai 70 tahun hubungan diplomatik formal antara Australia dan Indonesia. Hubungan kita dibangun di atas karya generasi ke generasi di kedua negara, para pemimpin politik, pejabat, pebisnis pelajar dan sukarelawa," jelas Morrison.

Upaya tersebut membuahkan hasil, terbukti dengan terciptanya Traktat Lombok tahun 2006 dan deklarasi Kemitraan Strategis Komprehensif kita pada 2018.

"Ini adalah koitmen untuk memperdalam kerjasama bilateral dan memajukan nilai-nilai bersama di kawasan kita yang kami amankan secara strategis, stabil secara ekonomi dan berdaulat secara politik," sambungnya.

Bukan hanya itu, pada tahun 2020 ini, kedua negara juga meratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia yang meningkatkan jalinan perdagangan, investasi dan bisnis.

"Upaya-upaya ini telah menjalin sebuah hubungan yang tidak hanya penting bagi kedua negara kita, tetapi juga untuk tetangga ASEAN dan kawasan Indo-Pasifik kita yang lebih luas," jelas Morrison dalam pernyataan yang sama.

Dengan kemitraan panjang dan dinamis ini, dia mengaku yakin bahwa Indonesia dan Australia mampu bekerjasama mengatasi dampak kesehatan, sosial dan ekonomi dari pandemik Covid-19.

"Sama seperti kita telah saling membantu dalam menghadapi bencana alam baru-baru ini, demikian pula kita akan berjuang bersama untuk membangun kembali dan pulih dari tantangan global ini," demikian Morrison.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya